REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berhasil membangun total 516,83 kilometer jalan selama satu tahun masa kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Ade Ruhandi pada 2025. Pembangunan infrastruktur ini menjadi prioritas utama untuk mendorong pemerataan pembangunan dan meningkatkan aksesibilitas masyarakat di 40 kecamatan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengungkapkan bahwa pembangunan jalan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta bantuan keuangan desa.
"Total 516,83 kilometer jalan dibangun melalui APBD dan bantuan keuangan desa. Infrastruktur menjadi fondasi pemerataan pembangunan di Kabupaten Bogor," ujar Ajat di Cibinong, Selasa (17/2/2026).
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tercatat membangun dan merekonstruksi jalan sepanjang 80,54 kilometer. Rinciannya, pembangunan baru 3,03 kilometer dan rekonstruksi 77,54 kilometer. Sementara itu, melalui bantuan keuangan desa, pembangunan jalan mencapai 435,29 kilometer yang meliputi peningkatan 9,9 kilometer, betonisasi 190,2 kilometer, serta pengaspalan 235,1 kilometer.
Tidak hanya jalan, pemerintah daerah juga membangun dan meningkatkan jembatan sepanjang 499 meter. Selain itu, dilakukan penguatan drainase sepanjang 20,08 kilometer dan pembangunan tembok penahan tanah sepanjang 34,89 kilometer.
Ajat mencontohkan, Bupati Rudy merealokasi anggaran Rp104 miliar untuk memperbaiki 13 titik ruas jalan di wilayah Parungpanjang, Gunungsindur, Rumpin, dan Cigudeg. Tujuh ruas jalan vital yang menghubungkan ke jalan provinsi dan perbatasan Tangerang menjadi prioritas betonisasi tahun 2025.
Ruas yang diperbaiki meliputi Jalan Pingku-Kampung Asem Kuda, Jalan Caringin-Cilaketan-Parungpanjang, Jalan Lumpang-Cikuda, Jalan Prumpung-Gunungsindur-Cicangkal, Jalan Cicangkal-Maloko, Jalan Kampung Sawah-Janala, hingga Jalan Janala-Lebakwangi.
Di wilayah Nanggung, pemerintah daerah juga merealokasi sekitar Rp20 miliar untuk membangun Jalan Nirmala sepanjang 18,5 kilometer di Desa Malasari. Jalan tersebut disebut belum pernah tersentuh pembangunan sejak sebelum kemerdekaan.
Pembangunan Jalan Nirmala dilakukan melalui mekanisme Karya Bakti TNI bekerja sama dengan Kodim 0621 dan Korem 061 guna mempercepat pelaksanaan tanpa proses lelang yang panjang. Hingga pertengahan Juli 2025, sekitar 20 persen jalan telah selesai dibangun.
Ajat menegaskan, pembangunan infrastruktur tidak hanya difokuskan di kawasan perkotaan, tetapi juga menjangkau wilayah terpencil dan perbatasan sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.
Selain infrastruktur jalan, pada tahun 2025 Pemkab Bogor juga merehabilitasi 3.406 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta membangun 400 unit hunian tetap (huntap). Langkah ini disebut sebagai bagian dari penguatan infrastruktur dasar dan pengentasan kemiskinan.
Ajat menambahkan, capaian ini menjadi refleksi setahun kepemimpinan Rudy-Ade dalam mempercepat pembangunan fisik sekaligus membuka akses ekonomi masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Bogor.
sumber : Antara

3 hours ago
6














































