Kapal Global Sumud Flotilla berlayar meninggalkan perairan Turki menuju perairan Internasional, Kamis (14/5/2026). Sebanyak 59 kapal GSF yang ditumpangi oleh sekitar 500 partisipan dari sekitar 50 negara resmi berlayar menuju perairan Gaza untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan seperti obat-obatan, vitamin, kebutuhan bayi dan logistik lainnya. (FOTO : Thoudy Badai/Republika)
Kapal Global Sumud Flotilla berlayar meninggalkan perairan Turki menuju perairan Internasional, Kamis (14/5/2026). Sebanyak 59 kapal GSF yang ditumpangi oleh sekitar 500 partisipan dari sekitar 50 negara resmi berlayar menuju perairan Gaza untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan seperti obat-obatan, vitamin, kebutuhan bayi dan logistik lainnya. (FOTO : Thoudy Badai/Republika)
Kapal Global Sumud Flotilla berlayar meninggalkan perairan Turki menuju perairan Internasional, Kamis (14/5/2026). Sebanyak 59 kapal GSF yang ditumpangi oleh sekitar 500 partisipan dari sekitar 50 negara resmi berlayar menuju perairan Gaza untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan seperti obat-obatan, vitamin, kebutuhan bayi dan logistik lainnya. (FOTO : Thoudy Badai/Republika)
Kapal Global Sumud Flotilla berlayar meninggalkan perairan Turki menuju perairan Internasional, Kamis (14/5/2026). Sebanyak 59 kapal GSF yang ditumpangi oleh sekitar 500 partisipan dari sekitar 50 negara resmi berlayar menuju perairan Gaza untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan seperti obat-obatan, vitamin, kebutuhan bayi dan logistik lainnya. (FOTO : Thoudy Badai/Republika)
Kapal Global Sumud Flotilla berlayar meninggalkan perairan Turki menuju perairan Internasional, Kamis (14/5/2026). Sebanyak 59 kapal GSF yang ditumpangi oleh sekitar 500 partisipan dari sekitar 50 negara resmi berlayar menuju perairan Gaza untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan seperti obat-obatan, vitamin, kebutuhan bayi dan logistik lainnya. (FOTO : Thoudy Badai/Republika)
Kapal Global Sumud Flotilla berlayar meninggalkan perairan Turki menuju perairan Internasional, Kamis (14/5/2026). Sebanyak 59 kapal GSF yang ditumpangi oleh sekitar 500 partisipan dari sekitar 50 negara resmi berlayar menuju perairan Gaza untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan seperti obat-obatan, vitamin, kebutuhan bayi dan logistik lainnya. (FOTO : Thoudy Badai/Republika)
Kapal Global Sumud Flotilla berlayar meninggalkan perairan Turki menuju perairan Internasional, Kamis (14/5/2026). Sebanyak 59 kapal GSF yang ditumpangi oleh sekitar 500 partisipan dari sekitar 50 negara resmi berlayar menuju perairan Gaza untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan seperti obat-obatan, vitamin, kebutuhan bayi dan logistik lainnya. (FOTO : Thoudy Badai/Republika)
Kapal Global Sumud Flotilla berlayar meninggalkan perairan Turki menuju perairan Internasional, Kamis (14/5/2026). Sebanyak 59 kapal GSF yang ditumpangi oleh sekitar 500 partisipan dari sekitar 50 negara resmi berlayar menuju perairan Gaza untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan seperti obat-obatan, vitamin, kebutuhan bayi dan logistik lainnya. (FOTO : Thoudy Badai/Republika)
Kapal Global Sumud Flotilla berlayar meninggalkan perairan Turki menuju perairan Internasional, Kamis (14/5/2026). Sebanyak 59 kapal GSF yang ditumpangi oleh sekitar 500 partisipan dari sekitar 50 negara resmi berlayar menuju perairan Gaza untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan seperti obat-obatan, vitamin, kebutuhan bayi dan logistik lainnya. (FOTO : Thoudy Badai/Republika)
Kapal Global Sumud Flotilla berlayar meninggalkan perairan Turki menuju perairan Internasional, Kamis (14/5/2026). Sebanyak 59 kapal GSF yang ditumpangi oleh sekitar 500 partisipan dari sekitar 50 negara resmi berlayar menuju perairan Gaza untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan seperti obat-obatan, vitamin, kebutuhan bayi dan logistik lainnya. (FOTO : Thoudy Badai/Republika)
REPUBLIKA.CO.ID, TURKI Kapal Global Sumud Flotilla berlayar meninggalkan perairan Turki menuju perairan Internasional, Kamis (14/5/2026).
Sebanyak 59 kapal GSF yang ditumpangi oleh sekitar 500 partisipan dari sekitar 50 negara resmi berlayar menuju perairan Gaza untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan seperti obat-obatan, vitamin, kebutuhan bayi dan logistik lainnya.
sumber : Republika

2 hours ago
4

















































