TKHK intensifkan edukasi konsumsi oralit bagi JCH Bengkulu.
REPUBLIKA.CO.ID, BENGKULU, – Tenaga Kesehatan Haji Kloter (TKHK) Bengkulu mengintensifkan edukasi konsumsi oralit bagi jamaah calon haji asal Provinsi Bengkulu yang saat ini berada di Makkah. Langkah ini diambil guna mencegah dehidrasi akibat cuaca panas ekstrem di Arab Saudi.
"TKHK memberikan edukasi kepada jamaah haji terkait minum oralit satu bungkus per hari, minum air putih 200 cc setiap jam, dan penggunaan alat pelindung diri ketika keluar dari hotel," kata Kurniawan Arianto Abdul Gani, Penanggung jawab Program Kesehatan Haji Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Kamis.
Edukasi ini diberikan menjelang puncak penyelenggaraan ibadah haji Armuzna yang akan dimulai pada 25-30 Mei 2026. Jamaah calon haji Bengkulu yang tergabung dalam Kloter PDG 02, PDG 03, PDG 04, dan PDG 05 Padang, Sumatera Barat telah tiba di Kota Makkah dan menempati Komplek Al Hidayah Tower Hotel Makkah setelah menyelesaikan ibadah umrah wajib.
Konsumsi oralit menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga kondisi tubuh jamaah tetap prima di tengah aktivitas ibadah dan suhu panas di Arab Saudi. Selain edukasi kesehatan, pelayanan medis bagi jamaah juga tetap berjalan selama 24 jam oleh tenaga kesehatan haji kloter untuk memastikan kondisi jamaah tetap terpantau.
Berdasarkan rekapitulasi laporan Siskohatkes dan laporan langsung TKHK Provinsi Bengkulu, hingga Kamis tercatat telah memberikan 1.709 layanan kesehatan kepada jamaah calon haji Bengkulu. Visitasi terhadap jamaah prioritas risiko tinggi mencapai 2.550 kunjungan dengan total 175 orang yang dipantau secara khusus.
Diagnosis terbanyak yang dialami jamaah, antara lain infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), hipertensi, febris, diabetes melitus, myalgia, faringitis, dan dermatitis. Total anggota jamaah calon haji Provinsi Bengkulu yang telah diberangkatkan ke Arab Saudi mencapai 1.344 orang; satu orang dilaporkan meninggal dunia dan 1.343 orang lainnya saat ini berada di Makkah.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

3 hours ago
4
















































