Pemkab Deli Serdang merespons aspirasi petani terkait irigasi.
REPUBLIKA.CO.ID, LUBUK PAKAM, – Pemerintah Kabupaten Deli Serdang di Sumatera Utara berkomitmen untuk menindaklanjuti aspirasi petani dan peternak di Kecamatan Percut Sei Tuan. Aspirasi tersebut berkaitan dengan perbaikan jalan rusak, sistem irigasi, dan penanggulangan banjir yang kerap merendam sawah.
Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, menyatakan bahwa pihaknya telah menginstruksikan Dinas Pertanian serta Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi untuk segera turun ke lapangan. Tugas mereka adalah melakukan kajian, pengukuran, dan mempercepat proses pengerjaan, khususnya terkait irigasi dan jalan rusak.
"Kami ingin persoalan yang disampaikan petani ini segera ditindaklanjuti. Infrastruktur pertanian harus dibenahi supaya hasil pertanian meningkat dan kesejahteraan masyarakat juga ikut naik," ujar Bupati Asri Ludin Tambunan.
Kepala desa juga diminta untuk aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar proses pembangunan dapat berjalan lancar, termasuk mendukung akses masuk alat berat ke lokasi pekerjaan.
Selain pembangunan infrastruktur, Pemkab Deli Serdang tahun ini akan menurunkan sejumlah alat dan mesin pertanian (alsintan) modern yang dapat dipinjam petani secara gratis. Petani hanya dibebankan biaya bahan bakar sesuai kebutuhan penggunaan, sementara biaya perawatan dan pemeliharaan ditanggung pemerintah daerah.
"Alsintan yang diberikan ini juga bersumber dari uang pajak rakyat, jadi sudah seharusnya kembali pada rakyat. Silakan manfaatkan dengan baik dan dijaga bersama," tambah Bupati.
Dukungan untuk Peternak
Terkait peternakan, Pemkab Deli Serdang berkomitmen membantu peternak melalui dukungan vaksinasi dan vitamin ternak. Bantuan bibit ternak diberikan jika masyarakat membentuk kelompok peternak secara resmi.
"Saya mau kalau memang beternak, masyarakat bisa benar-benar hidup dari sini. Jadi bukan hanya bibit yang akan pemerintah daerah berikan, tapi juga pemasaran hasil ternaknya," jelasnya.
Untuk mendukung pemasaran ternak masyarakat, Rumah Potong Hewan (RPH) yang sedang dalam proses pembangunan di Tanjung Morawa nantinya diarahkan untuk mengambil pasokan ternak dari peternak lokal Desa Kolam dan sekitarnya.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

2 hours ago
4
















































