REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kepolisian Daerah Metro Jaya menyiagakan sebanyak 1.919 personel gabungan untuk mengamankan perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili pada Selasa, 17 Februari 2026. Pengamanan dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian ibadah dan perayaan masyarakat Tionghoa di wilayah hukum Polda Metro Jaya berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, dalam keterangannya menjelaskan bahwa kekuatan personel tersebut terdiri dari 155 personel Polda Metro Jaya, 1.106 personel Polres jajaran, 225 personel TNI, 217 personel Satpol PP, 123 personel Dinas Perhubungan, 53 personel Dinas Kesehatan, serta 40 personel Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat).
"Kami memastikan 165 vihara yang melaksanakan ibadah mendapatkan pengamanan maksimal sehingga masyarakat dapat beribadah dengan aman dan nyaman," ujar Budi, Selasa.
Seluruh unsur bersinergi dalam pola pengamanan terpadu yang difokuskan di lokasi ibadah, pusat perbelanjaan, kawasan wisata, serta titik-titik keramaian lainnya. Pengamanan secara khusus diprioritaskan pada 165 vihara yang tersebar di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Personel ditempatkan untuk melaksanakan penjagaan, pengaturan lalu lintas, sterilisasi lokasi sebelum ibadah, serta patroli di sekitar area guna memastikan kegiatan berlangsung dengan aman dan khidmat. Pengamanan dilaksanakan secara terbuka dan tertutup dengan mengedepankan pendekatan humanis serta pelayanan kepada masyarakat.
Selain penjagaan dan patroli wilayah, Polda Metro Jaya juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional di sekitar lokasi perayaan guna mengantisipasi kepadatan kendaraan pada jam ibadah dan puncak kunjungan masyarakat.
Di sisi lain, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta turut mengerahkan 450 personel untuk memperkuat pengamanan perayaan Imlek di sejumlah lokasi strategis. Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, menyebutkan personel ditempatkan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Bloc M Hub, Kota Tua, Monas, serta sejumlah vihara dan klenteng di lima wilayah kota.
"Untuk pengerahan personel pengamanan perayaan Imlek pada hari Selasa, 17 Februari 2026, berjumlah 450 orang yang berlangsung di beberapa tempat," kata Satriadi.
Satpol PP DKI Jakarta berkoordinasi erat dengan jajaran Kepolisian dan TNI serta organisasi kemasyarakatan (ormas) di wilayah untuk menciptakan momen Imlek yang aman bagi masyarakat.
sumber : Antara

3 hours ago
4














































