Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan pidato di Knesset, parlemen Israel, di Yerusalem, 2 Februari 2026.
REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV -- Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa militer Israel menyerang pangkalan militer Suriah setelah Tel Aviv memberikan beberapa peringatan kepada Damaskus mengenai kehadiran militer Turki di negara tersebut.
Dalam komentar pertamanya sejak Israel menyerang Suriah pada Selasa, Netanyahu menulis dalam sebuah unggahan di X bahwa Israel sudah menyampaikan pesan yang jelas ke Suriah. "Jangan lakukan itu."
"Kami tidak akan menoleransi penguatan posisi militer Turki di Suriah yang mengancam Israel," kata Netanyahu.
Namun, kata Netanyahu, tampaknya Suriah tidak mendengarnya dengan cukup jelas. "Jadi kami memastikan mereka memahaminya dengan lebih baik," kata Bibi menambahkan.
Pada Selasa, IDF menyerang lapangan terbang militer Abu al-Duhur di wilayah Idlib, Suriah. Kantor Perdana Menteri Israel menyatakan bahwa Suriah berada di ambang pelanggaran status quo terkait masalah keamanan dengan mengizinkan kehadiran pasukan darat Turki.
"Israel telah berulang kali memperingatkan Suriah bahwa pengerahan semacam itu akan menimbulkan ancaman bagi keamanan Israel. Suriah memilih untuk mengabaikan peringatan-peringatan tersebut," demikian pernyataan Kantor Perdana Menteri.
"Israel tidak akan menoleransi ancaman terhadap keamanannya, dan akan menyambut baik kembalinya situasi ke status quo."
Kekhawatiran kehadiran Turki di Suriah bukan tanpa alasan. Ini mengingat Suriah juga berbatasan langsung dengan Israel.
Tel Aviv khawatir Turki yang kerap bersitegang dengan Zionis bisa menjadi ancaman langsung buat Israel. Tidak ada laporan mengenai kapan tepatnya kunjungan pihak Turki ke pangkalan Suriah, dan sejauh mana bantuan Turki diberikan, ataupun apakah pekerjaan terkait hal itu sudah dimulai.
Kepala Staf IDF Letnan Jenderal Eyal Zamir memperingatkan saat kunjungan ke Suriah selatan pada Rabu bahwa Israel tidak akan membiarkan kekuatan musuh menempatkan diri di sepanjang perbatasannya. Israel akan menggunakan kekuatan militernya di mana pun dan kapan pun diperlukan.

3 hours ago
6









































