REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Semangat gotong royong untuk membantu korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) tumbuh dari cara sederhana. Sebanyak 50 mitra PT Pertamina (Persero) menyumbangkan hadiah yang mereka peroleh dari perlombaan HUT ke-81 Republik Indonesia untuk membantu masyarakat terdampak bencana.
Salah satunya Muslihfudin, sopir bajaj bahan bakar gas (BBG) di Jakarta yang tergabung dalam Komunitas Bajaj Gas Jakarta (Kobagas). Pria berusia 59 tahun tersebut bersama rekan-rekannya memilih menyerahkan hadiah perlombaan yang mereka menangkan untuk membantu korban gempa di NTT.
Kontribusi para mitra tersebut terkumpul dalam total donasi senilai Rp500 juta yang disalurkan untuk masyarakat terdampak gempa di NTT.
“Alhamdulillah kami bisa menyumbangkan seluruh hasil lomba ini untuk kegiatan bencana di NTT. Mudah-mudahan negeri kita aman, damai dan masyarakat yang terdampak bencana dapat segera pulih. Mudah-mudahan semuanya menjadi berkah,” ujar Muslihfudin.
Para mitra yang terlibat berasal dari beragam profesi yang sehari-hari bersentuhan langsung dengan masyarakat, mulai dari petugas pemadam kebakaran, pengemudi ojek online, pengemudi ojek pangkalan, pengemudi bajaj gas, operator SPBU, hingga petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).
Gerakan tersebut digagas Pertamina melalui kegiatan peringatan HUT ke-81 RI yang digelar di Grha Pertamina pada 18 Agustus 2026. Dalam kegiatan tersebut, Pertamina memberikan paket sembako kepada para mitra sekaligus mengajak mereka mengikuti perlombaan khas 17 Agustus bersama Perwira Pertamina.
Hadiah yang diperoleh para mitra kemudian disumbangkan untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa NTT. Dengan cara tersebut, perayaan kemerdekaan tidak berhenti pada kegiatan hiburan, tetapi berlanjut menjadi aksi sosial.
Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza mengatakan, kegiatan tersebut menjadi salah satu cara perusahaan mengajak mitra dan masyarakat menghidupkan kembali semangat gotong royong.
“Ini tidak hanya simbol. Ini adalah cara Pertamina untuk hadir dan menunjukkan bahwa pada saat masyarakat membutuhkan, Pertamina hadir saat itu juga,” kata Oki.
Oki mengatakan, momentum kemerdekaan menjadi pengingat bahwa kebersamaan dan kepedulian perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, termasuk dengan membantu masyarakat yang sedang menghadapi bencana.
“81 tahun Indonesia merdeka tentu kita rayakan hari ini tidak hanya dengan lomba-lomba, tapi juga dengan kesadaran penuh bahwa Perwira Pertamina harus terus hadir bersama rakyat di manapun berada,” ujarnya.
VP Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengatakan, keterlibatan para mitra memberikan makna tersendiri dalam peringatan kemerdekaan tahun ini. Para mitra yang awalnya menerima apresiasi justru memilih meneruskan manfaat hadiah yang mereka peroleh kepada masyarakat terdampak bencana.
“Para mitra ini sehari-hari bekerja dan memberikan layanan yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Pada momentum kemerdekaan, kami ingin berbagi kebahagiaan bersama mereka, sekaligus mengajak untuk meneruskan semangat berbagi kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Inilah semangat gotong royong yang ingin terus Pertamina hidupkan,” ujar Baron.

3 hours ago
6









































