PropNex Indonesia
Properti | 2026-08-20 09:31:16
Sumber gambar: pinterest.com
Banyak orang mencari informasi mengenai hari baik pindah rumah menurut Islam karena berharap rumah baru membawa keberkahan dan kehidupan yang lebih baik. Sebagian masyarakat juga masih meyakini bahwa ada hari tertentu yang dianggap paling membawa keberuntungan saat menempati rumah baru.
Namun, pandangan Islam mengenai hal tersebut berbeda dengan kepercayaan yang berkembang di masyarakat. Agar tidak keliru memahaminya, berikut penjelasan yang perlu Anda ketahui.
Apakah Ada Hari Baik Pindah Rumah Menurut Islam?
Banyak yang bertanya apakah Islam menetapkan hari tertentu sebagai waktu terbaik untuk pindah rumah. Mengacu pada penjelasan Buya Yahya dalam salah satu kajian di kanal YouTube Al-Bahjah TV, Islam tidak mengenal penentuan hari khusus untuk memulai aktivitas, termasuk saat menempati rumah baru.
1. Islam Tidak Menetapkan Hari Tertentu
Dalam ajaran Islam, tidak terdapat dalil yang menyebutkan adanya hari khusus yang paling baik untuk pindah rumah. Selama aktivitas tersebut dilakukan dengan cara yang benar dan tidak bertentangan dengan syariat, maka semua hari memiliki kedudukan yang sama.
Karena itu, waktu pindah rumah sebaiknya dipilih berdasarkan kesiapan, kemudahan, dan kondisi keluarga, bukan karena mempercayai hari tertentu membawa keberuntungan.
2. Tidak Ada Konsep Hari Sial
Islam juga tidak mengajarkan adanya hari yang dianggap sial ataupun hari yang diyakini membawa keberuntungan lebih besar dibanding hari lainnya. Keyakinan semacam ini tidak memiliki landasan dalam Al-Qur’an maupun hadis.
Oleh sebab itu, tidak ada alasan untuk menunda kepindahan hanya karena menunggu tanggal atau hari yang dianggap baik. Yang terpenting adalah segala persiapan telah matang dan dilakukan dengan niat yang baik.
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Pindah Rumah
Daripada berfokus mencari hari tertentu, Islam lebih mengajarkan adab serta etika ketika menjalankan suatu aktivitas. Begitu pula saat proses pindah ke rumah baru.
1. Hindari Mengganggu Orang Lain
Usahakan memilih waktu pindahan yang tidak mengganggu kenyamanan tetangga maupun lingkungan sekitar. Jika memungkinkan, hindari aktivitas bongkar muat pada jam istirahat atau waktu yang berpotensi menimbulkan kebisingan.
Selain itu, pastikan kendaraan pengangkut barang tidak menghalangi akses jalan terlalu lama agar aktivitas warga sekitar tetap berjalan dengan lancar.
2. Tetap Menjaga Ibadah
Kesibukan selama proses pindah rumah sebaiknya tidak membuat Anda lalai menjalankan kewajiban beribadah. Aturlah jadwal kepindahan agar tetap dapat melaksanakan salat tepat waktu.
Apabila proses pindahan berlangsung pada hari Jumat, utamakan terlebih dahulu pelaksanaan salat Jumat sebelum melanjutkan aktivitas lainnya. Ibadah tetap menjadi prioritas dalam setiap keadaan.
3. Pilih Waktu yang Paling Memudahkan
Waktu terbaik untuk pindah rumah adalah ketika seluruh persiapan telah selesai dan proses perpindahan dapat dilakukan dengan nyaman. Perencanaan yang matang akan membantu mengurangi kendala selama proses berlangsung.
Tidak perlu memaksakan pindah apabila kondisi belum memungkinkan. Islam mengajarkan untuk memilih kemudahan dan menghindari kesulitan yang tidak perlu.
Amalan yang Dianjurkan Saat Menempati Rumah Baru
Selain mempersiapkan proses pindahan, Islam juga menganjurkan beberapa amalan ketika pertama kali memasuki rumah baru. Tujuannya sebagai bentuk ikhtiar untuk memohon keberkahan serta perlindungan dari Allah SWT.
1. Membaca Surah Al-Baqarah
Salah satu amalan yang dianjurkan adalah membaca Surah Al-Baqarah di rumah baru. Dalam berbagai hadis dijelaskan bahwa membaca surah ini menjadi salah satu bentuk perlindungan dari gangguan setan.
Selain itu, membiasakan membaca Al-Qur’an juga dapat menghadirkan suasana rumah yang lebih tenang dan penuh keberkahan.
2. Memperbanyak Doa
Saat pertama kali memasuki rumah baru, dianjurkan untuk memperbanyak doa kepada Allah SWT sebagai ungkapan rasa syukur. Mohonlah agar rumah tersebut menjadi tempat yang membawa ketenangan, keberkahan, dan kebahagiaan bagi seluruh anggota keluarga.
Anda juga dapat berdoa agar diberikan rezeki yang halal, kesehatan, serta kehidupan rumah tangga yang harmonis.
3. Jadikan Rumah Sebagai Tempat Beribadah dan Berbuat Baik
Rumah hendaknya menjadi tempat yang dipenuhi berbagai aktivitas positif, seperti salat berjamaah, membaca Al-Qur’an, berdzikir, hingga saling mengingatkan dalam kebaikan.
Sebaliknya, hindari menjadikan rumah sebagai tempat melakukan hal-hal yang bertentangan dengan ajaran agama. Rumah yang dipenuhi amal saleh akan terasa lebih nyaman, tenteram, dan membawa keberkahan bagi penghuninya.
Sebagai kesimpulan, hari baik pindah rumah menurut Islam tidak ditentukan berdasarkan tanggal, hari, maupun kepercayaan tertentu. Islam mengajarkan bahwa semua hari adalah baik selama aktivitas dilakukan dengan niat yang benar, tidak bertentangan dengan syariat, serta tetap mengutamakan ibadah dan adab kepada sesama.
Oleh karena itu, daripada menunggu hari yang dianggap membawa keberuntungan, lebih baik mempersiapkan proses pindahan dengan matang, memperbanyak doa, dan memohon keberkahan kepada Allah SWT agar rumah baru menjadi tempat yang penuh ketenangan, rezeki, dan kebahagiaan bagi seluruh keluarga.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

3 hours ago
6










































