Pemkot Cilegon Dukung Rencana Pusat Angkat Guru PPPK Paruh Waktu Jadi PNS

9 hours ago 11

REPUBLIKA.CO.ID, CILEGON, – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon, Banten, menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat yang berencana mengangkat status guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi penuh waktu, hingga menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dukungan ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Cilegon Robinsar di Cilegon pada Rabu.

Robinsar menilai skema pengangkatan status kepegawaian tersebut akan memberikan dampak positif yang signifikan. Secara khusus, kebijakan ini dinilai sangat membantu dalam meringankan beban keuangan pemerintah daerah.

"Kami dukung sekali dengan kebijakan dari pemerintah pusat ini. Program ini sangat meringankan beban anggaran daerah," kata Robinsar.

Menurutnya, efisiensi yang dihasilkan dari mekanisme baru ini akan membuat Pemkot Cilegon memiliki ruang fiskal yang lebih luas. Dengan demikian, daerah bisa bernapas lebih lega dan menggunakan alokasi anggaran yang ada untuk membiayai program pembangunan lain yang lebih dibutuhkan masyarakat.

Prioritas Kesejahteraan Guru

Meski rincian teknis dari pusat masih dalam proses, Robinsar menegaskan bahwa peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan guru tetap menjadi prioritas utama. Ia memastikan Pemkot Cilegon telah mengalokasikan anggaran untuk PPPK dalam pos belanja pegawai.

"Kalau bicara hak, itu kita prioritaskan. Pasti kami selesaikan karena itu sudah menjadi hak kawan-kawan para PPPK," tegasnya.

Terkait wacana penarikan kewenangan pegawai ke pusat maupun teknis transisi status dari PPPK menjadi PNS, Robinsar mengaku masih menunggu kepastian mekanisme resmi dari pemerintah pusat. Ia berharap kebijakan tersebut nantinya memperjelas pembagian kewenangan antara daerah dan pusat, dengan tetap berorientasi pada kesejahteraan para pendidik.

Imbauan Tingkatkan Kualitas Diri

Di tengah masa transisi menuju Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut, Wali Kota mengimbau para guru agar tidak sekadar pasif menunggu kepastian status. Ia mendorong para pendidik untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas diri.

"Harapannya bisa diangkat semuanya, namun harus diiringi dengan peningkatan kapasitas dan kapabilitas dari kawan-kawan guru supaya bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) kita ke depannya," pungkas Robinsar.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Politics | | | |