REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK -- Penumpang pesawat Super Air Jet nomor IU 721 rute Lombok–Surabaya pada akhir pekan lalu mengalami pengalaman tak mengenakkan lantaran pesawat yang semestinya mereka tumpangi mengalami penudaan (delay) keberangkatan hingga 5 jam di Bandara Lombok. Potongan video aksi protes para penumpang yang seharusnya berangkat pukul 16.55 WITA itu viral di media sosial.
“Awalnya delay sampai 20.20 WITA, tapi sampai pukul 21.30 WITA belum juga berangkat. Saya sangat kecewa. Padahal saya ada acara penting di Surabaya pukul 20.00 WITA, karena masalah ini jadi gagal,” ujar salah satu penumpang bernama Hakim, dalam laporan yang diterima di Mataram, Jumat.
Berdasarkan video-video yang beredar, suasana ruang tunggu sempat memanas setelah informasi penundaan kembali diperbarui. Para penumpang awalnya menerima pemberitahuan bahwa keberangkatan ditunda hingga pukul 20.20 WITA. Namun, hingga pukul 21.30 WITA, pesawat belum juga berangkat.
Sejumlah penumpang lantas mendatangi petugas maskapai untuk meminta penjelasan. Mereka menyampaikan keluhan dengan nada tinggi, mempertanyakan kepastian jadwal keberangkatan serta bentuk kompensasi atas keterlambatan yang terjadi.
“Kami minta kejelasan. Kalau memang ada kendala teknis atau operasional, sampaikan secara terbuka. Jangan hanya ditunda-tunda tanpa kepastian,” ujar penumpang lainnya.
"Saya tadi tanya petugas katanya pesawatnya ada, tapi kru (maskapai) enggak ada. Kan aneh," tambahnya.
Kompensasi delay
Beberapa jam kemudian, Hakim dan penumpang lain mengaku menerima kompensasi uang sebesar Rp300 ribu per orang akibat keterlambatan penerbangan di Bandara Lombok, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Hakim mengaku lega usai menerima kompensasi tersebut meski tetap merasa kecewa karena agenda pentingnya tidak dapat terlaksana di Surabaya.
"Alhamdulillah sudah ada kompensasi, jadi sedikit lega. Tapi tetap saja kecewa karena acara penting saya terlewat," ujarnya.
Senada dengan pernyataan Hakim, sejumlah penumpang lainnya menilai kompensasi yang diberikan cukup membantu meski tidak sepenuhnya mengganti kerugian waktu dan rencana perjalanan yang tertunda. Pihak Super Air Jet menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang.
Maskapai tersebut menegaskan kompensasi diberikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta memastikan seluruh operasional penerbangan tetap mengutamakan aspek keselamatan. Penerbangan IU 721 rute Lombok-Surabaya akhirnya diberangkatkan pada malam hari setelah seluruh proses penanganan selesai.
Situasi di ruang tunggu Bandara Lombok yang sebelumnya sempat memanas berangsur kondusif setelah kepastian jadwal keberangkatan dan kompensasi diberikan kepada seluruh penumpang.
sumber : Antara

3 hours ago
5















































