BWA–Pemkot Serang Tancap Gas! MoU Diteken, 15.000 Pembaca Alquran One Man One Juz

3 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- CEO Badan Wakaf Alquran (BWA), M. Ichsan Salam, menegaskan komitmen percepatan program Serang Mengaji usai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS) antara BWA dan Pemerintah Kota Serang pada 13 Februari 2026. Program akselerasi ditargetkan berjalan dalam 60 hari pasca-penandatanganan.

Ichsan menyampaikan bahwa pihaknya tidak hanya menyaksikan pelantikan Pengurus Satuan Tugas (Satgas) Serang Mengaji, tetapi juga langsung menggerakkan program percepatan di lapangan.

“Alhamdulillah MoU dan PKS sudah dilaksanakan pada 26 Januari 2026 yang lalu. Kami juga menyaksikan langsung pelantikan Satgas Serang Mengaji pada 06 Februari 2026 dan langsung bergerak menjalankan program percepatan,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Program tersebut diwujudkan melalui Launching Serang Mengaji dan Gebyar Tarhib Ramadan 1447 Hijriah/2026, yang digelar pada Jumat (13/2). Kegiatan ini menghadirkan lebih dari 15.000 pembaca Alquran dengan konsep one man one juz, berlangsung mulai pukul 15.30 hingga 21.00 WIB.

“Alhamdulillah berjalan lancar, aman, dan penuh kegembiraan dalam menyambut bulan suci Ramadan,” kata Ichsan.

Kolaborasi Peduli Bencana

Selain penguatan literasi Alquran, BWA bersama Pemerintah Kota Serang juga menggagas Program Kolaborasi Kebaikan bertema ‘Kota Serang Peduli Sumatera dan Banten’.

Program ini membuka ruang partisipasi masyarakat dalam bentuk empati dan kepedulian terhadap korban bencana di wilayah Sumatera dan Banten.

Ichsan menjelaskan, sejumlah wilayah di Sumatera tengah menghadapi musibah dengan korban jiwa serta kerusakan material yang membutuhkan proses pemulihan jangka panjang. Sementara di Banten, khususnya Kota Serang, beberapa daerah terdampak bencana seperti rumah roboh akibat curah hujan tinggi, angin kencang, banjir, hingga kebakaran.

Sebagai bentuk respons cepat, dilakukan penggalangan dana infak dan sedekah melalui kupon sukarela yang telah teregistrasi guna menjaga akuntabilitas.

Nominal donasi ditetapkan sebesar Rp2.000 untuk masyarakat umum dan Rp5.000 untuk pegawai, perusahaan, maupun lembaga.

“Seluruh dana yang terhimpun akan dilaporkan secara akuntabel. Penyaluran akan disesuaikan dengan kebutuhan korban, baik untuk orang dewasa maupun anak-anak,” jelasnya.

Rencananya, bantuan akan dilepas secara resmi oleh Wali Kota Serang bersama BPBD Kota Serang, Satgas Serang Mengaji, dan BWA.

Gerakan Kolektif Penguatan Kepedulian

Ichsan berharap kolaborasi ini tidak berhenti pada seremoni, melainkan menjadi gerakan bersama dalam memperkuat kepedulian sosial masyarakat Kota Serang.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, lembaga sosial, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam membangun budaya gotong royong serta memperkuat ketahanan sosial menghadapi berbagai tantangan kebencanaan.

Program Serang Mengaji dan Kolaborasi Kebaikan diharapkan menjadi model integrasi antara gerakan keagamaan dan aksi kemanusiaan yang berkelanjutan.

sumber : Antara

Read Entire Article
Politics | | | |