Seorang anak mencoba peralatan yang digunakan untuk memantau penampakan hilal guna menetapkan 1 Ramadhan 1446 H di Masjid Al-Musyariin Basmol, Jakarta, Jumat (28/2/2025). Kementerian Agama (Kemenag) menggelar pemantauan hilal awal Ramadhan 1446 H pada 125 titik di seluruh Indonesia. Pemerintah resmi menetapkan 1 Ramadhan 1446 H jatuh pada Sabtu (1/3/2025). Penetapan awal Ramadhan tersebut diputuskan dalam sidang isbat yang digelar Kemenag.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat penetapan 1 Ramadhan 1447 Hijriyah di Hotel Borobudur, Jakarta, pada Selasa sore (17/2/2026) ini. Sidang ini menjadi penentu awal dimulainya ibadah puasa Ramadhan bagi umat Islam di Indonesia.
Berdasarkan agenda resmi yang dirilis Kemenag, terdapat tiga tahapan utama dalam rangkaian sidang isbat hari ini, yakni seminar posisi hilal, pelaksanaan sidang isbat, dan konferensi pers penetapan.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Abu Rokhmad menjelaskan sidang isbat akan melibatkan berbagai pihak terkait, mulai dari perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam hingga lembaga negara.
"Sidang isbat akan dihadiri oleh sejumlah pihak, perwakilan ormas Islam, perwakilan kedubes negara-negara Islam, MUI, BMKG, ahli falak, DPR, dan perwakilan Mahkamah Agung," ujar Abu Rokhmad.
Tahapan Sidang Isbat
Rangkaian kegiatan ini akan diawali dengan Seminar Posisi Hilal pada pukul 16.30 WIB. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan dapat disaksikan melalui siaran langsung di kanal YouTube Bimas Islam TV serta media sosial Bimas Islam.
Dalam seminar ini, para pakar astronomi dan perwakilan instansi terkait akan memaparkan data hisab (perhitungan astronomi) mengenai posisi hilal menjelang awal Ramadhan 1447 H. Paparan tersebut menjadi bahan pertimbangan awal sebelum sidang isbat digelar secara tertutup.

3 hours ago
6














































