VKTR Uji Coba Bus Listrik di Semarang untuk Dukung Transportasi Hijau

2 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG, – PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) meluncurkan uji coba operasional bus listrik di Kota Semarang, Jawa Tengah. Upaya ini merupakan bagian dari strategi untuk menekan emisi dan mendorong mobilitas perkotaan berkelanjutan di Indonesia. Uji coba dilakukan dengan bus listrik 12 meter di Koridor 1 Trans Semarang.

Direktur dan Chief Operational Officer VKTR, V. Bimo Kurniatmoko, menyatakan bahwa sebagai pionir kendaraan listrik CKD di Indonesia, VKTR berkomitmen untuk mendorong adopsi kendaraan listrik, termasuk di sektor transportasi umum. Uji coba ini bertujuan menjawab keresahan masyarakat Semarang terhadap polusi dari bus berbahan bakar fosil yang dikenal sebagai "cumi-cumi darat".

Uji coba ini melibatkan satu unit bus listrik rakitan VKTR dan Laksana yang akan beroperasi selama satu bulan penuh di rute Terminal Mangkang – Terminal Penggaron di Semarang. Selama masa uji coba, bus akan melayani penumpang secara langsung untuk evaluasi menyeluruh dari sisi teknis, operasional, dan pengalaman pengguna.

Sebelum uji coba dimulai, VKTR bersama Laksana mengadakan diskusi kelompok terarah (FGD) bertema “Strategi Modernisasi dan Transisi Bus Listrik Menuju Angkutan Umum Kota Semarang yang Berkelanjutan”. Diskusi ini dihadiri oleh Dinas Perhubungan Kota Semarang, BLU UPTD Trans Semarang, serta sejumlah operator lokal. VKTR menjamin kesiapan teknologi kendaraan listrik, skema pembiayaan, dan standar keselamatan operasional.

Menurut Bimo, langkah ini adalah bagian dari strategi ekspansi nasional VKTR setelah kesuksesan di Jakarta, dan diharapkan membawa keberhasilan serupa ke kota lain. Direktur Teknik Laksana, Stefan Arman, menambahkan bahwa kolaborasi industri menjadi kunci dalam mempercepat elektrifikasi transportasi umum.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Danang Kurniawan, mengapresiasi inisiatif ini sebagai langkah awal menuju transformasi angkutan umum yang lebih ramah lingkungan. Semarang juga sedang mempersiapkan pengadaan 27 unit bus listrik 12 meter pada tahun 2026 untuk Koridor 1 sebagai bagian dari modernisasi armada.

Melalui kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan pelaku industri nasional, VKTR optimis kehadiran bus listrik di Semarang tidak hanya menjawab isu “Cumi-Cumi Darat”, tetapi juga membuka babak baru ekspansi kendaraan listrik nasional di sektor transportasi publik.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Politics | | | |