Bupati Cirebon, Imron, melakukan sidak ke lokasi pembuangan sampah liar yang berada di wilayah Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Senin (30/6/2025).
REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Timbunan sampah di Kabupaten Cirebon diperkirakan mencapai 1.200 ton per hari. Namun, akibat keterbatasan layanan pengangkutan milik pemerintah daerah, membuat penanganan sampah tersebut belum optimal.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon, Fitroh Suharyono, menyebutkan, sampah yang terangkut selama ini baru mencapai sekitar 450 ton per hari. Sisanya, tercecer di lingkungan dan sebagian lagi dikelola mandiri oleh desa-desa.
“Dengan kemampuan angkut saat ini, masih ada sampah yang tertinggal,” kata Fitroh, kemarin.
Untuk meminimalkan dampak lingkungan, DLH membagi sistem pelayanan pengangkutan sampah menjadi dua wilayah, yakni timur dan barat. Untuk wilayah timur, menggunakan tempat pembuangan akhir (TPA) Kubang Deleg. Dengan luas sekitar enam hektare, TPA itu diperkirakan bisa menampung 500 ton sampah per hari.
Sedangkan untuk wilayah barat, mengandlakan TPA Gunung Santri. Dengan luas lahan 2,5 hektare, TPA tersebut bisa menampung sekitar 400 ton sampah per hari.
Untuk mengatasi persoalan sampah di masa depan, DLH Kabupaten Cirebon pun mengajukan Program Solid Waste Management for Sustainable Urban Development kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Program itu diharapkan bisa memperkuat sistem pengelolaan sampah dari hulu ke hilir.
Melalui program tersebut, penanganan sampah menitikberatkan pada pengurangan sampah dari sumbernya serta peningkatan kapasitas pengolahan. Selain itu juga menerapkan konsep ekonomi sirkular.
Tak hanya pemerintah pusat, program itu juga melibatkan dukungan hibah dan kerja sama dengan sejumlah lembaga internasional seperti Alliance to End Plastic Waste (AEPW) dan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB).
“Jika program itu terealisasi, maka wilayah timur Kabupaten Cirebon akan memiliki fasilitas pengolahan sampah modern bisa memberi nilai tambah ekonomi,” katanya.

2 hours ago
3















































