Thomas Trucha Soroti Ketidakaktifan VAR Saat PSM Dikalahkan Persija

3 hours ago 6

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Pelatih PSM Makassar, Thomas Trucha, menyoroti absennya video assistant referee (VAR) dalam pertandingan melawan Persija Jakarta yang berakhir dengan kekalahan 1-2 di Jakarta International Stadium pada Jumat. Trucha menyatakan bahwa timnya pantas mendapatkan setidaknya satu poin dalam laga BRI Super League tersebut.

Dalam konferensi pers usai pertandingan, Thomas mengungkapkan kekecewaannya karena VAR tidak aktif dalam pertandingan antara dua tim besar ini. Ia menjelaskan bahwa timnya baru mendapatkan informasi mengenai ketidakaktifan VAR saat pemanasan.

“Kami diinformasikan saat pemanasan bahwa VAR tidak aktif dan sedang diperbaiki. Kami menunggu hingga pertandingan berjalan, bahkan sampai jeda babak pertama, tetapi tidak ada kepastian,” kata Thomas.

Menurutnya, ketidakaktifan VAR membuat jalannya pertandingan menjadi berbeda, mempengaruhi kedua tim serta perangkat pertandingan dalam pengambilan keputusan. Ia menekankan pentingnya penggunaan VAR secara konsisten di setiap pertandingan untuk menjaga asas keadilan kompetisi.

“Jika VAR sudah digunakan di liga, maka seharusnya semua pertandingan setiap pekan menggunakan VAR. Ini penting untuk fair play,” ujarnya.

Di samping kritik terhadap perangkat pertandingan, Thomas juga menilai bahwa timnya tampil kompetitif dan memiliki peluang untuk mengamankan hasil imbang.

“Para pemain tentu kecewa karena kami punya peluang minimal untuk mendapatkan satu poin. Sepak bola soal memaksimalkan peluang. Kami melakukan satu kesalahan dan langsung dihukum,” katanya.

Trucha, pelatih asal Ceko tersebut, menambahkan bahwa secara permainan, PSM mampu memberikan perlawanan yang baik, terutama melalui perubahan taktik dengan menekan tinggi sejak awal, berbeda dengan pendekatan bertahan yang diterapkan pada pertemuan sebelumnya.

“Kami memulai pertandingan dengan baik dan mencoba menekan lebih tinggi. Mungkin mereka tidak mengharapkan itu, dan dalam beberapa momen tekanan tersebut bekerja dengan baik,” ujarnya.

Menurut Thomas, tekanan yang diberikan sempat membuat lawan berada dalam situasi sulit, meski pada akhirnya Persija mampu mengemas gol penentu kemenangan pada babak kedua.

Terkait banyaknya duel keras dan pemain yang terjatuh selama pertandingan, ia menegaskan bahwa hal tersebut bukan disebabkan oleh kondisi lapangan. “Lapangan tidak sempurna, tetapi cukup baik untuk bermain. Banyaknya duel terjadi karena intensitas pertandingan dan tekanan yang kami berikan,” kata Thomas.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Politics | | | |