Dua anak harimau benggala jantan, Huru dan Hara tengah dijemur untuk mendapatkan asupan sinar matahari di Bandung Zoo atau kebun binatang Bandung, Senin (22/9/2025). Harimau berusia 78 hari ini merupakan hasil perkawinan harimau benggala bernama Jelita dan Shahrukh Khan. Keduanya lahir di tengah polemik Bandung Zoo. Pihaknya tidak menutup pintu bila ada masyarakat yang hendak menjadi orang tua asuh dua anak harimau tersebut.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Kasus kematian anak harimau Benggala Hara dan Huru di Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo akibat infeksi virus feline Panleukopenia akhir bulan Maret kemarin masih menjadi sorotan internasional. Bahkan, lembaga konservasi satwa di India Vantara terjun langsung melakukan pemeriksaan.
CEO Faunaland Indonesia sekaligus perwakilan Vantara di Indonesia Danny Gunalen mengatakan kasus kematian anak harimau Benggala di Bandung Zoo menjadi sorotan sejumlah negara di luar negeri. Dengan situasi itu, ia pun tergerak mengikuti lelang pengelolaan Bandung Zoo yang dibuka Pemkot Bandung.
"Kami prihatin dengan Bandung Zoo, berita ini (kematian anak harimau) sudah di luar negeri," ucap dia, Selasa (12/5/2026).
Melihat kondisi itu dan atas izin Kementerian Kehutanan, ia mengatakan Vantara turun ke lapangan mengecek kondisi satwa. Pihaknya melihat kondisinya yang memprihatinkan dan perlu segera dibenahi.
"Dari situ datang dan prihatin melihat keadaan di sana. Sayang sekali kalau tidak dikelola dengan baik mitra prihatin dan minta dikelola," ucap dia.
Namun begitu, secara umum kondisi satwa di Bandung Zoo terpantau terkendali. Meski begitu, ia mengimbau agar tidak terjadi kecolongan kembali.
"Secara umum masih terpantau terkendali. Jangan kecolongan," kata dia.

3 hours ago
4

















































