Penumpang menaiki bus Transjakarta di Halte Transjakarta Bundaran HI, Jakarta, Kamis (6/11/2025).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menaikkan tarif layanan Transjakarta. Terlebih, Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) juga telah memberikan usulan kenaikan tarif Transjakarta ke Pemprov DKI Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku telah menerima hasil kajian DTKJ terkait kenaikan tarif Transjakarta. Menurut dia, pihaknya bakal segera melakukan pembahasan untuk menentukan penyesuaian tarif Transjakarta, termasuk untuk layanan Transjabodetabek dan Mikrotrans.
"Laporan DTKJ sudah masuk kepada kami, kami sedang mempelajari itu. Dalam minggu-minggu depan ini kami segera menghitung kembali," kata dia di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (8/7/2026).
Pramono mengungkapkan, pihaknya tidak bisa serta merta menaikkan tarif Transjakarta. Pasalnya, kenaikan itu harus disesuaikan dengan anggaran subsidi untuk yang diberikan Pemprov DKI Jakarta.
Karena itu, pembahasan kenaikan tarif Transjakarta juga mesti melibatkan DPRD Provinsi DKI Jakarta. Namun, pembahasan itu akan menjadi prioritas untuk dilakukan.
"Sekarang ini sedang dalam tahap pembahasan APBD dengan DPRD Provinsi DKI Jakarta, tetapi itu menjadi prioritas untuk segera diputuskan," ujar Pramono.
Ia memastikan, penyesuaian tarif Transjakarta bakal tetap menyesuaikan kondisi masyarakat hari ini. Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta juga bakal terus membuka pendaftaran untuk 15 kelompok masyarakat yang digratiskan layanan transportasi umum di Jakarta.
"Yang jelas saya dan Pak Wagub pasti mempertimbangkan apa, untuk kebaikan masyarakat kita. Karena 15 golongan kan kita terus tambah untuk kita gratiskan. Sehingga dengan demikian, siapa pun yang nanti akan mengalami kenaikan pasti memang orang-orang yang mampu untuk itu," kata dia.
Menurut Pramono, kenaikan tarif itu tidak akan berdampak kepada kelompok masyarakat menengah ke bawah. Pasalnya, Pemprov DKI Jakarta bakal tetap menggratiskan 15 kelompok masyarakat.
Sebelumnya, DTKJ mengusulkan kenaikan tarif Transjakarta, termasuk Transjabodetabek dan Mikrotrans. Adapun tarif yang diusulkan DTKJ adalah Rp 5.000 untuk layanan Transjakarta di dalam kota, Rp 10 ribu untuk Transjabodetabek, dan Rp 2.000 untuk Mikrotrans.

8 hours ago
17

















































