Santriwati tahfidz belajar di Pusat Penghafalan Alquran Al-Nour di kota Khan Yunis, Jalur Gaza, Ahad (3/5/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penolakan kaum musyrik Quraisy terhadap kerasulan Nabi Muhammad SAW tidak hanya diwujudkan dengan penentangan secara terbuka, tetapi juga melalui penyebaran fitnah yang bertujuan meruntuhkan kepercayaan masyarakat terhadap Alquran.
Mereka menuduh Alquran bukan wahyu yang diturunkan Allah SWT, melainkan karangan Nabi Muhammad SAW yang disebut-sebut disusun dengan bantuan sejumlah orang dari kalangan Ahli Kitab yang telah memeluk Islam.
Menurut riwayat yang dijelaskan para ulama tafsir, kaum Quraisy menyebarkan isu bahwa Nabi Muhammad SAW sering menemui beberapa mantan penganut Yahudi maupun Nasrani untuk mempelajari kisah umat-umat terdahulu. Kisah-kisah itu kemudian, menurut tuduhan mereka, dirangkai menjadi Alquran dalam bahasa Arab yang indah.
Salah seorang tokoh yang dikenal menyebarkan tuduhan tersebut adalah Nadr bin Al-Harits. Ia menuding Nabi Muhammad SAW memperoleh bantuan dari beberapa orang yang telah masuk Islam, di antaranya Addas, budak Khuwatih bin Abdul Uzza, Yasar, budak Al-A'la bin Al-Khadrami, serta Abu Fukaihah Ar-Rumi. Ketiganya diketahui sering berinteraksi dengan Rasulullah SAW setelah memeluk Islam.
Allah SWT kemudian membantah secara langsung tuduhan tersebut melalui firman-Nya dalam Surah Al-Furqan ayat 4.
وَقَالَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْٓا اِنْ هٰذَآ اِلَّآ اِفْكُ ِۨافْتَرٰىهُ وَاَعَانَهٗ عَلَيْهِ قَوْمٌ اٰخَرُوْنَۚ فَقَدْ جَاۤءُوْ ظُلْمًا وَّزُوْرًا ۚ
Artinya: "Orang-orang kafir berkata, '(Alquran) ini tidak lain hanyalah kebohongan yang diada-adakan oleh dia (Nabi Muhammad) dengan dibantu oleh orang-orang lain.' Sungguh, mereka telah berbuat zalim dan dusta yang besar." (QS Al-Furqan: 4).
Ayat tersebut menegaskan bahwa tuduhan kaum musyrik merupakan kebohongan besar. Allah SWT menyebut mereka telah melakukan kezaliman sekaligus kedustaan karena menisbatkan firman-Nya kepada manusia.
Selain membantah tuduhan tersebut, Alquran juga memberikan tantangan terbuka kepada siapa pun yang meragukan keasliannya. Allah SWT mempersilakan orang-orang yang mengingkari Alquran untuk membuat satu surah saja yang sebanding dengan keindahan bahasa, kandungan, serta kemukjizatannya.

11 hours ago
8

















































