Pemkab Aceh Timur Larang Penjualan Takjil Sebelum Pukul 15.00 WIB Selama Ramadhan

2 hours ago 5

Pemkab Aceh Timur ingatkan jangan jual takjil sebelum pukul 15.00 WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur melarang penjual takjil atau makanan berbuka puasa berjualan sebelum pukul 15.00 WIB selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kebijakan ini diambil untuk menjaga kekhusyukan ibadah puasa dan menciptakan suasana siang hari yang lebih tertib dan kondusif.

Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, menegaskan bahwa pedagang yang menjual atau melayani pembeli sebelum waktu yang ditentukan akan ditertibkan dan ditindak sesuai aturan yang berlaku. Selain itu, pemilik warung, kafe, dan restoran diingatkan untuk tidak melayani makan dan minum secara terbuka pada siang hari. Masyarakat juga diimbau agar tidak makan, minum, atau merokok di tempat umum secara terbuka.

Dalam upaya menjaga kekhusyukan ibadah, Pemkab Aceh Timur juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyalakan petasan, mercon, atau kembang api, terutama saat pelaksanaan Shalat Tarawih. Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky juga mengingatkan pelaku usaha tempat hiburan untuk menyesuaikan operasionalnya selama Ramadhan agar tidak mengganggu ibadah.

Bupati menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak dan remaja agar tidak terlibat dalam kegiatan negatif selama Ramadhan. Ia mendorong generasi muda untuk mengisi waktu dengan kegiatan positif seperti tadarus, pengajian, dan aktivitas keagamaan lainnya.

Iskandar Usman Al-Farlaky juga mengajak masyarakat untuk memperbanyak zikir, membaca Al-Quran, serta melaksanakan shalat wajib dan sunnah seperti Tarawih berjamaah. Masyarakat diingatkan untuk menjaga diri dari perbuatan maksiat yang dapat mengurangi nilai ibadah, sekaligus memelihara keamanan dan ketertiban umum selama bulan suci Ramadhan.

"Kami berharap Ramadhan tahun ini dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh keberkahan, serta menjadi momentum memperkuat nilai-nilai keimanan dan kebersamaan di tengah masyarakat Aceh Timur," pungkas Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Politics | | | |