REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat menilai operasional Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut–Nambo menunjukkan perkembangan positif dibandingkan kondisi sebelumnya.
Meski demikian, kapasitas pengolahan sampah dinilai masih belum optimal dan perlu terus ditingkatkan. Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Prasetyawati mengungkapkan hal itu saat kunjungan lapangan ke TPPAS Lulut–Nambo, Kabupaten Bogor, Rabu (4/2/2026).
Menurutnya, saat ini daya tampung pengolahan sampah di lokasi tersebut baru mencapai sekitar 50 ton per hari, masih jauh dari target pengelolaan sampah skala regional.
“Sudah ada kemajuan dibandingkan sebelumnya. Namun, kapasitas pengolahannya masih belum maksimal. Saat ini baru sekitar 50 ton per hari dan masih perlu banyak penyempurnaan,” ujar Prasetyawati.
Ia menjelaskan, salah satu kendala utama pengelolaan sampah di TPPAS Lulut–Nambo adalah keterbatasan proses pengeringan sampah.
Proses pengeringan yang belum optimal berdampak langsung pada rendahnya produksi Refuse Derived Fuel (RDF), padahal fasilitas ini melayani sampah dari sejumlah daerah di Jawa Barat, tidak hanya wilayah Bogor Raya.
“Jika pengeringan sampah dapat didukung dengan mesin yang memadai, kapasitas pengolahan bisa meningkat signifikan, bahkan hingga 200 ton per hari,” katanya.
Untuk itu, Komisi IV DPRD Jawa Barat mendorong peningkatan fasilitas dan penambahan peralatan pendukung, khususnya mesin pengering sampah. Kebutuhan anggaran untuk pengadaan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp 20 miliar.
Menurut Prasetyawati, dukungan anggaran tersebut sangat penting mengingat kondisi darurat sampah yang tengah dihadapi Kabupaten Bogor dan wilayah sekitarnya. Ia memastikan DPRD akan mengawal agar kebutuhan itu bisa diakomodasi dalam APBD mendatang.
“Kami akan mendorong agar pada APBD berikutnya dialokasikan anggaran untuk perbaikan fasilitas dan penambahan alat, sehingga TPPAS Lulut–Nambo dapat beroperasi lebih optimal,” tegasnya.
Melalui peningkatan kapasitas dan sarana pendukung, DPRD Provinsi Jawa Barat berharap TPPAS Lulut–Nambo dapat menjadi solusi strategis dalam penanganan sampah regional yang berkelanjutan serta memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

3 hours ago
4














































