Hibah Buku, Dosen UBSI Perkuat Peran Perpustakaan Sebagai Pusat Literasi Akademik

2 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Upaya memperkuat budaya literasi akademik terus dilakukan di lingkungan perguruan tinggi. Salah satunya melalui hibah buku yang diterima Perpustakaan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Yogyakarta dari dosen internal kampus.

Langkah ini bentuk dukungan terhadap penyediaan sumber belajar yang relevan bagi civitas akademika.

Sebagai bagian dari langkah tersebut, penyerahan hibah buku berlangsung Senin (2/2/2026) di Perpustakaan UBSI kampus Yogyakarta, di Jl Ringroad Barat, Gamping Kidul, Ambarketawang, Kec. Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Buku diserahkan langsung oleh Supriyanta, dosen sekaligus penulis buku, kepada pustakawan Nunung Dwi Aminawati.

Dukungan Dosen untuk Akses Literasi Berkualitas

Penambahan koleksi ini diharapkan tidak hanya memperkaya referensi akademik yang tersedia, juga menunjang proses pembelajaran mahasiswa di tengah dinamika perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin cepat.

Sejalan dengan itu, Supriyanta menyampaikan, hibah buku tersebut merupakan wujud kepedulian dosen terhadap ketersediaan literatur yang mudah diakses mahasiswa.

“Saya berharap hibah ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh mahasiswa sebagai bahan referensi untuk memperluas pengetahuan dan mendukung kegiatan akademik,” katanya, dalam keterangan yang dikutip Senin (23/2/2026).

Perpustakaan, Ruang Belajar Adaptif

Di sisi lain, kontribusi dosen tersebut disambut positif oleh pihak perpustakaan. Pustakawan UBSI kampus Yogyakarta, Nunung Dwi Aminawati, mengapresiasi dukungan yang diberikan dalam pengembangan koleksi perpustakaan.

Menurutnya, hibah buku tidak hanya berdampak pada penambahan jumlah koleksi, juga memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat informasi dan ruang belajar yang adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa. “Kami menyambut baik hibah ini karena turut memperkuat fungsi perpustakaan sebagai pusat literasi akademik yang terus berkembang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menekankan kolaborasi dosen dan perpustakaan menjadi penting dalam membangun ekosistem akademik berkualitas. Ketersediaan referensi yang relevan dinilai mampu mendorong peningkatan budaya baca sekaligus mendukung pembelajaran berbasis literasi.

Melalui ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan perpustakaan yang mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Ke depan, perpustakaan berharap partisipasi dosen dalam pengayaan koleksi, berkembang secara berkelanjutan.

Read Entire Article
Politics | | | |