Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul memberikan keterangan di Kemensos, Kamis (5/2/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) menyampaikan telah menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat mencapai hingga Rp 17 triliun pada kuartal I 2026. Masih ada sekitar Rp 3 triliun yang akan disalurkan dari total mencapai Rp 20 triliun hingga akhir Maret 2026.
Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menerangkan, mengenai stimulus ekonomi kuartal I ada penyaluran dua jenis bantuan sosial melalui Kementerian Sosial. Jenis pertama adalah bansos reguler yaitu bansos bantuan sembako dan program keluarga harapan (PKH) yang menyasar 18 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dengan anggaran sebesar Rp 17,5 triliun.
Jenis bansos kedua yakni bansos adaptif. Pada jenis bansos ini, ada bansos adaptif untuk bansos kebencanaan, termasuk untuk Sumatera, serta bencana di beberapa wilayah lainnya, dengan nilai anggaran lebih dari Rp 2,3 triliun. Kemudian selebihnya ada juga bansos atensi atau asistensi rehabilitasi sosial.
“Secara keseluruhan nilainya adalah Rp 20 triliun. Sampai hari ini sudah kita salurkan lebih dari Rp 17 triliun,” ungkap Gus Ipul dalam konferensi pers Stimulus Ekonomi HKBN Idul Fitri 2026, Diskon Tarif Transportasi, WFA, dan Bantuan Pangan di Stasiun Gamnbir, Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Gus Ipul menuturkan, sisanya yang sekitar Rp 3 triliun akan disalurkan menyusul hingga akhir kuartal I 2026 atau pada Maret mendatang.
“Artinya ini InsyaAllah sampai Lebaran (disalurkan sisanya), dan kami akan salurkan pada kuartal II nanti di bulan April, Mei, dan Juni,” ujarnya.
Gus Ipul menerangkan, mengenai penerima manfaat dari bansos Kemensos tersebut, ia menyebut fokus utama Pemerintah adalah masyarakat yang masuk pada desil 1 (sangat miskin) dan desil 2 (miskin).
“Sesuai dengan rapat dengan Pak Menko, fokus kita nanti adalah bantuan pada desil 1 dan 2. Jika alokasi anggaranya masih ada, akan kita tingkatkan sampai desil 3 (hampir miskin), dan desil 4 (rentan miskin),” ujarnya.

3 hours ago
4















































