Uji Coba B50 Terus Berjalan, Ini Progres Terbarunya

3 hours ago 4

Dirjen Energi Baru Terbarukan & Konservasi Energi Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi menyampaikan uji jalan biodiesel campuran 50 persen (B50) telah mencatat jarak tempuh sekitar 20.000 kilometer hingga awal Februari 2026. Uji tersebut kini memasuki fase peninjauan awal.

Pemerintah akan melakukan review pertama atas hasil uji jalan tersebut sebelum melanjutkan ke tahapan berikutnya. “Sekarang sudah 18.000, eh 20.000. Dua puluh ribu kilometer,” kata Eniya di Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Ia menjelaskan uji jalan B50 untuk sektor otomotif dirancang hingga menempuh jarak 50.000 kilometer. Setelah pengujian otomotif rampung, evaluasi akan diperluas ke sektor lain sebagai bagian dari penilaian menyeluruh kesiapan implementasi B50.

Kementerian ESDM juga telah memulai pengujian B50 di sektor pertambangan yang berlokasi di Kalimantan. Tahapan berikutnya mencakup pengujian pada sektor perkeretaapian yang dijadwalkan dimulai setelah Lebaran, dengan target penyelesaian keseluruhan uji lintas sektor pada Desember 2026.

“Kalau otomotif nanti berakhir di Juli. Tetapi selain otomotif berakhir di Desember,” ujar Eniya.

Selain transportasi darat dan pertambangan, pengujian B50 disiapkan untuk sektor pelayaran, pembangkit listrik, dan genset. Uji statis kapal direncanakan berlangsung di Badan Geologi, sedangkan pengujian genset dilakukan di Lemigas.

Sektor alat dan mesin pertanian juga masuk dalam rencana uji statis. Pengujian pada sektor ini bersifat sukarela dan sangat dipengaruhi oleh musim tanam serta lokasi penggunaan, sehingga membutuhkan waktu pengamatan yang lebih panjang.

Hasil uji lintas sektor tersebut akan menjadi dasar penyusunan laporan kepada Menteri ESDM pada Juli 2026. Laporan itu akan menentukan arah kebijakan lanjutan, termasuk opsi penerapan B50 secara bertahap berdasarkan segmen atau wilayah.

Implementasi mandatori B50 masih menunggu rampungnya seluruh tahapan uji. Pemerintah menempatkan kehati-hatian sebagai prinsip utama agar kebijakan yang diterapkan tidak menimbulkan risiko teknis maupun operasional.

Pemerintah menargetkan bauran energi terbarukan terus meningkat seiring penguatan program biodiesel nasional. Keputusan akhir terkait B50 diharapkan memberi kepastian arah transisi energi sekaligus menjaga keberlanjutan sektor transportasi dan industri dalam negeri.

Read Entire Article
Politics | | | |