Tradisi Warga Makkah Menghidupkan Malam Nisfu Sya'ban

2 weeks ago 15

Umat Islam membaca surah Yasin pada malam Nisfu Syaban 15 Syaban 1444 Hijriah di Masjid Suada, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, Selasa (7/3/2023). Malam Nisfu Syaban adalah malam pada pertengahan bulan Syaban atau malam tanggal 15 Syaban yang disebut juga malam pengampunan dosa sehingga banyak umat Islam melakukan ibadah.

REPUBLIKA.CO.ID,Pada  20 Januari 2026 ini, umat Islam tepat memasuki 1 Syaban 1447 Hijriyah. Syaban adalah bulan yang datang menjelang Ramadhan. Inilah salah satu bulan yang istimewa dalam Islam, karena berada di antara dua bulan mulia lainnya, yaitu Rajab dan Ramadhan.

Pada Syaban, umat Islam kerap mendengar anjuran untuk memperbanyak amalan, khususnya pada malam Nisfu Syaban. Menariknya, amalan-amalan tersebut merupakan tradisi ibadah yang telah lama diamalkan oleh penduduk Makkah dan Madinah pada malam Nisfu Syaban.

Hanif Luthfi dalam buku 'Malam Nishfu Syaban' yang diterbitkan Rumah Fiqih Publishing, menukul Muhammad bin Ishaq al-Fakihani dalam kitabnya Akhbar Makkah fi Qadim ad-Dahr wa Haditsihi (Kabar-kabar tentang Makkah di masa lalu dan sekarang). Kitab tersebut mengungkapkan, ternyata menghidupkan malam Nishfu Syaban juga menjadi kebiasaan penduduk Makkah. Setidaknya di masa al-Fakihani (w 272 Hijriyah), ia bercerita seperti ini.

"Penduduk Makkah sejak dahulu sampai hari ini, jika malam Nisfu Syaban hampir kebanyakan mereka, baik laki-laki maupun perempuan itu keluar rumah menuju masjid. Mereka sholat, thawaf, menghidupkan malam itu sampai pagi, dengan membaca Alquran di dalam Masjid al-Haram, sampai mereka mengkhatamkan Alquran."

"Mereka sholat malam (Nisfu Syaban) itu, di antara mereka ada yang sholat 100 rakaat, membaca Surat al-Fatihah dan al-Ikhlas setiap rakaat sebanyak 10 kali. Mereka mengambil air zamzam malam itu, mereka meminumnya, mandi dengannya dan menyiramkan kepada orang yang sakit, mencari keberkahan malam itu. Banyak juga hadits diriwayatkan tentang malam (Nisfu Syaban) itu."

Read Entire Article
Politics | | | |