Islamabad Wajibkan Pendaftaran untuk Penyelenggaraan Buka Puasa di Jalan

2 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Administrasi distrik Islamabad telah mewajibkan pendaftaran dan persetujuan resmi untuk semua penyelenggaraan buka puasa di jalan menjelang Ramadhan 1447 Hijriyah/ 2026 M.

Administrasi distrik menyebutkan kekhawatiran keamanan di ibu kota federal sebagai alasan keputusan tersebut, kata juru bicara administrasi distrik kepada Geo News pada Ahad (15/2/2026).

Semua individu yang tertarik untuk menyelenggarakan buka puasa di jalan dapat mengajukan permohonan mereka dengan detail lengkap, kata pejabat tersebut.

Juru bicara menambahkan bahwa administrasi akan memastikan identifikasi lokasi dan penyediaan fasilitas, termasuk keamanan, dikutip dari laman Geo News, Senin (16/2/2026)

Juru bicara mengatakan bahwa asisten komisioner akan memeriksa lokasi yang diusulkan sebelum mengeluarkan izin, dan mengkonfirmasi bahwa 18 permohonan telah diterima dari seluruh ibu kota federal.

Juru bicara berjanji bahwa tidak ada penyelenggaraan buka puasa umum yang akan diizinkan di bagian mana pun dari ibu kota federal tanpa pendaftaran.

Para pejabat mengatakan tujuannya adalah untuk menghindari gangguan lalu lintas, mengelola kerumunan, dan menjaga ketertiban di ruang publik selama waktu buka puasa.

Tim penegak hukum akan memantau berbagai bagian kota selama Ramadhan untuk memastikan kepatuhan terhadap arahan tersebut.

Setiap tempat yang ditemukan beroperasi tanpa izin dapat dibongkar.

Pemerintah telah menyarankan individu dan kelompok yang berminat untuk menyelesaikan proses pendaftaran lebih awal untuk menghindari penundaan.

Pemerintah juga mendesak warga untuk bekerja sama dengan proses tersebut, dengan mengatakan bahwa persyaratan pendaftaran dimaksudkan untuk memfasilitasi penyelenggara dan memastikan kelancaran pengaturan selama Ramadhan.

Para pemohon disarankan untuk memberikan informasi yang akurat untuk mempercepat verifikasi dan persetujuan.

Pengumuman ini disampaikan beberapa hari sebelum bulan suci Ramadhan, yang diperkirakan akan dimulai pada 19 Februari.

Komisi Penelitian Ruang Angkasa dan Atmosfer Atas (Suparco) telah memprediksi bahwa hilal Ramadhan 1447 Hijriah kemungkinan akan terlihat pada 18 Februari.

Bulan baru akan lahir pada 17 Februari pukul 17.01 Waktu Standar Pakistan, dengan parameter astronomi yang menunjukkan kondisi visibilitas yang menguntungkan pada malam berikutnya, kata Suparco.

Sumber-sumber di Kementerian Sains dan Teknologi telah mengindikasikan kemungkinan besar bahwa Ramadhan akan dimulai secara bersamaan di Pakistan dan Arab Saudi tahun ini.

Meskipun bulan sabit Ramadhan 1447 H diperkirakan akan muncul pada tanggal 17 Februari, kemungkinan besar tidak akan terlihat pada tanggal 17 Februari di Arab Saudi, Amerika Serikat, Afrika, Eropa, dan wilayah lain di dunia.

Read Entire Article
Politics | | | |