Cabai Rawit di DKI Tembus Rp 113 Ribu/Kg, Harga Diprediksi Masih Terus Naik

4 hours ago 5

Pedagang menata cabai dagangannya di Tebet Barat, Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kepala Dinas Ketahanan Pangan DKI Jakarta Hasudungan menyampaikan harga cabai rawit merah di tingkat konsumen mencapai Rp 113.276 per kilogram berdasarkan pemantauan per 20 Februari 2026. Kenaikan ini dinilai signifikan dibandingkan pekan sebelumnya dan diperkirakan masih berlanjut menjelang Idulfitri.

Pemantauan Info Pangan Jakarta mencatat harga cabai rawit merah naik dari Rp 97.000 per kilogram atau meningkat sekitar Rp 8.276. Kenaikan juga terjadi pada cabai merah keriting dari Rp 51.478 menjadi Rp 57.143 per kilogram serta bawang merah dari Rp 51.319 menjadi Rp 52.759 per kilogram.

“Dan itu kami prediksi nanti untuk menjelang Idul Fitri juga akan semakin meningkat ya,” kata Hasudungan di Jakarta, Sabtu (21/2/2026).

Ia menjelaskan, lonjakan harga dipicu oleh gangguan pasokan. Musim penghujan menekan produksi di tingkat petani sehingga volume panen menurun.

Faktor lain berasal dari pola panen menjelang Ramadhan. Sebagian petani menunda panen dan menunggu momentum permintaan yang lebih tinggi saat bulan puasa.

“Jadi ada beberapa hal faktor yang membuat yang pertama itu ya karena musim penghujan, musim penghujan itu otomatis juga jumlah panenan itu juga akan berkurang,” ujarnya.

Pemerintah menilai kondisi tersebut sebagai fenomena tahunan ketika permintaan meningkat dan pasokan menurun. Berdasarkan pemantauan, harga cabai rawit merah bahkan sempat menyentuh kisaran tertinggi Rp 137.000 per kilogram secara rata-rata.

Untuk meredam lonjakan, Pemprov DKI berkoordinasi dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan asosiasi produsen cabai guna menambah pasokan ke Pasar Induk Kramat Jati. Program ini menyalurkan cabai dengan harga sekitar Rp 50.000 per kilogram di tingkat distribusi.

“Dan diharapkan nanti dengan adanya ini di tingkat konsumen mereka bisa menjual sebesar Rp 70.000 per kilogram jadi di bawah harga pasar seperti itu,” kata Hasudungan.

Pemerintah pusat juga menyiapkan tambahan pasokan dari sentra produksi di Sulawesi Selatan untuk memperkuat distribusi ke Jakarta.

Di tengah kenaikan komoditas hortikultura, beberapa harga pangan lain justru menunjukkan tren penurunan. Harga daging sapi tercatat Rp 141.346 per kilogram, turun Rp 454 dibandingkan pekan sebelumnya, sedangkan daging ayam turun tipis menjadi Rp 45.200 per kilogram.

Pemprov DKI menegaskan pengendalian difokuskan pada komoditas strategis yang memengaruhi inflasi daerah. Stabilitas pasokan dan kelancaran distribusi terus diperkuat guna menahan gejolak harga selama Ramadhan hingga Idul Fitri.

Read Entire Article
Politics | | | |