Washington Post PHK Besar-Besaran, CEO Will Lewis Ikut Mundur

2 hours ago 5

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON — CEO The Washington Post Will Lewis mengundurkan diri dari jabatannya. Pengumuman itu disampaikan pada Sabtu (7/2/2026), hanya beberapa hari setelah surat kabar tersebut melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran terhadap karyawannya.

“Selama masa jabatan saya, sejumlah keputusan sulit harus diambil demi memastikan masa depan The Post yang berkelanjutan agar tetap dapat menyajikan jurnalisme berkualitas dan nonpartisan kepada jutaan pembaca setiap hari,” tulis Lewis dalam pesan kepada karyawan yang dibagikan Kepala Biro Gedung Putih The Washington Post, Matt Viser seperti dikutip dari Reuters.

Lewis, mantan CEO Dow Jones sekaligus publisher The Wall Street Journal, ditunjuk sebagai publisher dan CEO The Washington Post pada 2023, saat media tersebut tengah menghadapi kerugian finansial yang signifikan. Ia menggantikan Fred Ryan yang menjabat hampir satu dekade.

The Washington Post menyatakan Chief Financial Officer Jeff D’Onofrio akan menjabat sebagai acting publisher dan CEO. D’Onofrio bergabung dengan The Post pada Juni lalu setelah sebelumnya berkarier di sejumlah perusahaan teknologi besar, termasuk Google dan Yahoo.

“Data pembaca akan menjadi dasar pengambilan keputusan kami, sekaligus mempertajam fokus dalam menghadirkan hal-hal yang paling bernilai bagi audiens,” tulis D’Onofrio dalam surel kepada karyawan.

Serikat pekerja yang mewakili karyawan The Washington Post menilai pengunduran diri Lewis sebagai langkah yang memang diperlukan.

“Kepergian Will Lewis sudah lama seharusnya terjadi,” tulis The Washington Post Guild dalam pernyataannya. “Warisan kepemimpinannya adalah upaya menghancurkan salah satu institusi jurnalisme terbesar Amerika. Namun, belum terlambat menyelamatkan The Post. Jeff Bezos harus segera membatalkan PHK ini atau menjual surat kabar tersebut kepada pihak yang bersedia berinvestasi pada masa depannya.”

Pemilik The Washington Post, Jeff Bezos, yang membeli surat kabar tersebut pada 2013, menyebut pergantian kepemimpinan ini sebagai “peluang luar biasa”.

The Post memiliki misi jurnalistik yang sangat penting dan peluang yang luar biasa,” ujar Bezos seperti dikutip The Post. “Setiap hari, para pembaca memberi kami peta jalan menuju kesuksesan.”

Pengunduran diri Lewis terjadi beberapa hari setelah The Washington Post memangkas sekitar sepertiga jumlah karyawannya, yang berdampak pada seluruh divisi redaksi dan nonredaksi. Lewis menuai kritik karena tidak hadir saat pengumuman PHK pada Rabu lalu, yang oleh mantan Pemimpin Redaksi Eksekutif The Post, Marty Baron, disebut sebagai “salah satu hari tergelap dalam sejarah surat kabar itu”.

sumber : Reuters

Read Entire Article
Politics | | | |