Polisi Korea Selatan Siapkan Pengamanan Khusus Jelang Konser BTS di Seoul

2 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL — Kepolisian Korea Selatan mengumumkan langkah pengamanan ketat menjelang konser grup K-pop BTS yang dijadwalkan berlangsung pada 21 Maret di Gwanghwamun Square, Seoul. Polisi memperkirakan hingga 260 ribu orang akan memadati lokasi konser dan area sekitarnya.

Komisioner Badan Kepolisian Metropolitan Seoul, Park Jeong-bo, mengatakan pihaknya akan membentuk satuan tugas khusus yang dipimpin oleh wakil komisioner bidang keamanan publik guna memastikan konser berjalan aman dan tertib. “Kami akan mempersiapkan seluruh fungsi pengamanan agar acara ini dapat berlangsung dengan selamat,” ujar Park dalam konferensi pers, dikutip Selasa (10/2/2026), dari Korea Times.

Polisi memperkirakan kepadatan massa akan membentang dari area panggung di ujung utara Gwanghwamun Square hingga Gerbang Sungnyemun. Sekitar 230 ribu orang diperkirakan berkumpul di area antara Gwanghwamun Square dan Daehanmun, gerbang utama Istana Deoksu.

Meski angka tersebut masih berupa perkiraan, Park menegaskan kepolisian akan bersiap menghadapi kemungkinan jumlah massa maksimal. “Kami akan mempersiapkan diri seandainya jumlah pengunjung mencapai angka tertinggi,” katanya.

Untuk mengelola arus dan keselamatan massa, kepolisian akan membagi area konser menjadi empat zona berdasarkan tingkat kepadatan, yakni zona inti, zona panas, zona hangat, dan zona dingin. Sebanyak sembilan kantor polisi akan mengerahkan 13 tim kejahatan kekerasan untuk mengantisipasi potensi kerusuhan, tindak kekerasan, maupun ancaman terorisme.

Selain itu, pasukan khusus kepolisian akan melakukan operasi antiteror, termasuk pemeriksaan bahan peledak serta pemantauan terhadap individu dengan perilaku mencurigakan.

Pihak Hybe, perusahaan hiburan yang menaungi BTS sekaligus penyelenggara konser, menyatakan telah menyiapkan 3.553 personel keamanan. Namun, Park menyebut jumlah tersebut masih dapat ditambah sesuai dengan perkembangan situasi di lapangan.

“Dengan jumlah massa yang sangat besar di ruang publik, kami harus benar-benar siap untuk menjamin keselamatan bersama,” ujarnya.

Kepolisian juga menyatakan akan menindak tegas berbagai bentuk pelanggaran, termasuk penipuan dan praktik ilegal terkait penjualan tiket konser.

Read Entire Article
Politics | | | |