Polisi Imbau Warga tak Konvoi Saat Takbiran demi Keamanan dan Kelancaran Lalu Lintas

14 hours ago 10

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Polda Metro Jaya (PMJ) mengimbau masyarakat Jakarta tidak melakukan konvoi saat malam takbiran. Dirlantas PMJ Kombes Pol Komarudin menyarankan warga merayakan di lingkungan masing-masing guna menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas di Ibu Kota.

Pengamanan malam takbiran menjadi fokus lanjutan Operasi Ketupat setelah fase arus mudik dilalui. Aparat menyiapkan rekayasa lalu lintas serta pengamanan di sejumlah titik keramaian, termasuk wilayah Sudirman–Thamrin dan Bundaran HI.

“Pada kesempatan ini kami menghimbau kepada masyarakat Ibu Kota kiranya untuk melaksanakan malam takbir tidak melaksanakan konvoi, bisa memakmurkan masjid-masjid di lingkungan sekitar di lingkungan sendiri. Jadi kami berharap tidak melaksanakan kegiatan konvoi,” kata Komarudin di Kompleks Bundaran HI, Jakarta, Jumat (20/3/2026) dini hari WIB.

Ia menjelaskan, kegiatan car free night digelar di ruas Sudirman–Thamrin dengan penutupan jalan mulai pukul 18.00 hingga 22.00 WIB. Opsi perpanjangan waktu disiapkan menyesuaikan dinamika di lapangan. Sebanyak 557 personel disiagakan untuk mengantisipasi kepadatan serta mengatur arus kendaraan dan pergerakan masyarakat selama kegiatan berlangsung.

“Kita akan memasuki tahapan berikutnya, yaitu pengamanan aktivitas malam takbiran yang Insya Allah nanti malam akan berlangsung,” ujar Komarudin.

Pengamanan juga mencakup pelaksanaan Sholat Idul Fitri dan aktivitas masyarakat setelahnya. Polisi menyiapkan tahapan berlapis mulai dari malam takbiran, hari raya, hingga arus balik dan pergerakan ke destinasi wisata.

Petugas disebar di sejumlah titik, termasuk kawasan Masjid Istiqlal yang berpotensi dipadati jamaah. Pengaturan parkir menjadi perhatian untuk mencegah gangguan lalu lintas akibat parkir liar.

“Kami juga menghimbau agar tidak mengikuti petunjuk yang biasanya banyak diberikan oleh juru parkir liar yang biasanya justru hanya akan membuat sumbatan ataupun permasalahan di ruas jalan. Kami akan sebar petugas kami, ikuti petunjuk dan arahan petugas kami nanti di lapangan,” ujar Komarudin.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan kesiapan pengamanan dilakukan di seluruh daerah. Operasi Ketupat mencakup pengamanan lalu lintas, tempat ibadah, serta pusat aktivitas masyarakat selama Idul Fitri.

Agus menyebut kondisi lalu lintas secara umum masih terkendali. Rekayasa seperti buka-tutup, alih arus, hingga contraflow diterapkan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan.

“Jadi seluruhnya sudah siap karena memang sudah dilakukan rencana pengamanan di kota-kota dan di seluruh Indonesia karena memang Operasi Ketupat itu di samping di bidang lalu lintas, mengamankan arus mudik dan arus balik, negara hadir, Polri hadir dalam rangka menjamin rasa aman selama bulan suci Ramadan, termasuk juga pada saat Idul Fitri dan bahkan kemarin melaksanakan hari raya Nyepi,” jelas jenderal bintang dua ini.

Agus mengatakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat masih kondusif tanpa kejadian menonjol. Aktivitas di simpul transportasi seperti pelabuhan, terminal, bandara, dan stasiun juga terpantau landai.

Operasi Ketupat terus berjalan dengan melibatkan TNI, Polri, dan berbagai instansi terkait di seluruh wilayah. Sinergi ini diharapkan menjaga suasana Lebaran tetap aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.

Read Entire Article
Politics | | | |