China Blokir Sanksi Amerika, Buka Blacklist Lawan Tekanan Washington

2 hours ago 8

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah China mulai mengambil langkah terbuka melawan sanksi Amerika Serikat terhadap sektor energinya, menandai eskalasi baru dalam konflik ekonomi global yang kian memanas.

Kementerian Perdagangan China pada awal Mei memutuskan memblokir pembatasan Washington terhadap lima kilang minyak independen yang dituding mengimpor minyak dari Iran melalui jalur tidak resmi.

Langkah ini dinilai sebagai titik balik penting setelah sebelumnya Beijing cenderung merespons tekanan Barat secara hati-hati dan tidak langsung.

“China memblokir sanksi AS terhadap lima kilang minyak domestik,” demikian dilaporkan sejumlah kantor berita internasional dalam info terbarunya.

Dari Tekanan Energi ke Konfrontasi Terbuka

Sanksi terhadap kilang-kilang China tidak lepas dari konflik energi yang lebih luas antara Washington dan Teheran, terutama terkait distribusi minyak di kawasan Teluk.

Dalam situasi tersebut, Iran tetap mampu mempertahankan ekspor melalui jalur alternatif, termasuk penggunaan “armada bayangan” yang menghindari pengawasan Barat. Sebagian besar pasokan minyak ini mengalir ke pasar China.

“Akibatnya, kita melihat upaya langsung dari Washington untuk menekan pembeli minyak Iran di China agar mundur,” tulis analis asal Rusia Sergey Poletaev di Russia Today yang ditayangkan pada Rabu (6/5/2026).

Tekanan tersebut mendorong perubahan strategi Beijing, dari pendekatan diplomatis menjadi lebih konfrontatif.

“Menghadapi kekurangan minyak yang parah, China terpaksa terlibat dalam konflik yang lebih langsung dengan AS,” ujar Poletaev.

Aktifkan Hukum Anti-Sanksi

Tidak hanya memblokir sanksi, Beijing juga mulai mengaktifkan perangkat hukum domestik untuk melawan tekanan eksternal, termasuk undang-undang anti-sanksi yang memungkinkan pembatasan terhadap entitas asing.

“China telah mengaktifkan undang-undang anti-sanksi untuk melawan daftar hitam yang diberlakukan AS,” tulis Xinhua.

sumber : Xinhua

Read Entire Article
Politics | | | |