Mensos Endus 1.900 Anak Buahnya Masih Main Judol

1 hour ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkap 1.900 pegawai Kementerian Sosial (Kemensos) terindikasi terlibat judi online (judol). Dari jumlah itu, sebanyak 42 orang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) dan sisanya pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Gus Ipul merujuk data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Gus Ipul memastikan temuan itu menjadi atensinya. Inspektorat Jenderal Kemensos tengah melakukan verifikasi dan validasi guna menentukan indikasi tersebut benar-benar terbukti.

"Masih ada karyawan yang tidak disiplin, bahkan sebagian di antaranya terlibat judi online. Sebagaimana data yang kami terima dari PPATK, ada 1.900 pegawai Kementerian Sosial yang terindikasi bermain judi online," kata Gus Ipul saat membuka rangkaian Peringatan HUT RI ke-81 bagi pegawai Kemensos pada Selasa (11/8/2026).

Gus Ipul menyebut pemeriksaan dilakukan guna menjamin data PPATK didasarkan dengan fakta di lapangan.

"Tim Itjen sedang mendalami untuk memastikan data yang kita dapat ini benar-benar memang terbukti. Yang awalnya terindikasi dan terbukti, ini sedang kita verifikasi, sedang kita validasi," ujar Gus Ipul.

Gus Ipul siap menjatuhkan sanksi sesuai ketentuan kalau hasil pemeriksaan membuktikan keterlibatan pegawai dalam praktik judol. Sanksi bisa berupa teguran hingga pemberhentian.

Kemensos juga membuka kemungkinan tidak memperpanjang kontrak kerja pegawai PPPK, sedangkan bagi PNS, sanksi dapat berujung pada pemberhentian sesuai aturan kepegawaian yang berlaku.

"Ada 42 PNS dan sisanya adalah PPPK. Ini tentu menjadi keprihatinan kita semua, yang diharapkan ke depan ini menjadi pembelajaran dan tidak lagi ada jajaran Kementerian Sosial yang terlibat judi online. Akan diberikan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku, mulai dari peringatan sampai nanti mungkin juga pemberhentian. Bagi PPPK ada kemungkinan nanti tidak akan kita lanjutkan kontraknya," ucap Gus Ipul.

Di sisi lain, Gus Ipul mengajak para pegawai merefleksikan perjalanan Kemensos. Gus Ipul mengapresiasi sejumlah capaian kementerian seraya mengingatkan bahwa masih banyak pekerjaan yang perlu dituntaskan bersama-sama.

"Saya bersyukur, berterima kasih, dan saya memberikan rasa hormat dan bangga saya kepada seluruh jajaran Kementerian Sosial," kata Gus Ipul.

Gus Ipul mengingatkan semangat menjadi lebih baik wajib dimulai dari keberanian untuk jujur dan terbuka mengakui kondisi yang ada. Menurutnya, keterbukaan itu penting supaya setiap kebijakan dan program Kemensos bisa berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

"Kita harus jujur, kita harus terbuka terhadap segala hal, termasuk tentang data-data kita yang kita miliki," ucap Gus Ipul. 

Read Entire Article
Politics | | | |