Melacak Aset 100 Miliar Dolar Milik Iran yang Dibekukan AS

7 hours ago 10

Warga berkumpul di Teheran,ketika tersiar kabar tentang gencatan senjata dua minggu dalam perang AS-Israel melawan Iran, Rabu (8/4/2026).

REPUBLIKA.CO.ID,ISLAMABAD — Aset Iran yang telah bertahun-tahun dibekukan diberbagai negara dilaporkan telah menjadi salah satu tantangan untuk memuluskan perundingan antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran. Iran menuntut agar AS melakukan pencairan aset tersebut sebagai syarat terjadinya perundingan di Islamabad, Pakistan, yang berlangsung belum lama ini. 

Ditukil dari Al Jazeera, Rabu(15/4/2026), ekonomi Iran telah menderita selama bertahun-tahun akibat sanksi yang dijatuhkan oleh AS dan sekutunya. Kebijakan ini berakar sejak krisis sandera 1979 dan diperketat akibat program nuklir serta rudal balistik Teheran. Sanksi ini memutus akses Iran terhadap pendapatan vital, termasuk hasil penjualan minyak yang kini tertahan di bank-bank asing.

Sebelum perundingan gencatan senjata dimulai di Pakistan pada 10 April lalu, Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menegaskan melalui platform X bahwa aset-aset tersebut harus segera dicairkan sebelum negosiasi dimulai. Meski sempat beredar kabar bahwa Washington setuju mencairkan sebagian dana, pemerintah AS dengan cepat membantahnya dan menyatakan bahwa aset tersebut tetap dibekukan.

Seberapa besar aset yang dibekukan?

Meskipun angka pastinya sulit diverifikasi, laporan resmi Iran dan sejumlah pakar memperkirakan total aset yang dibekukan di luar negeri mencapai lebih dari 100 miliar dolar AS.

Frederic Schneider dari Middle East Council on Global Affairs menyatakan bahwa jumlah ini setara dengan empat kali lipat pendapatan tahunan Iran dari sektor hidrokarbon. "Ini adalah jumlah yang sangat signifikan bagi masyarakat yang telah menderita di bawah sanksi selama puluhan tahun,"ujar dia kepada Al Jazeera.

Sebagai langkah pembangunan kepercayaan (confidence-building measure), Teheran menuntut pencairan awal sebesar sedikitnya 6 miliar dolar AS dalam pembicaraan gencatan senjata kali ini.

Read Entire Article
Politics | | | |