Wisatawan menyiapkan gawainya saat berkunjung di Benteng Pendem Ambarawa atau Benteng Fort Willem I, Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Jumat (23/1/2026). Kompleks situs cagar budaya tersebut kembali dibuka untuk masyarakat umum setelah direvitalisasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dengan anggaran sebesar Rp156,8 miliar, yang bertujuan untuk melestarikan warisan budaya sekaligus mengembangkan sektor wisata sejarah Jawa Tengah.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum mengajak pemudik memanfaatkan perjalanan Lebaran 2026 untuk singgah ke destinasi wisata sejarah. Benteng Pendem Ambarawa di Jawa Tengah disiapkan sebagai tujuan alternatif di tengah arus mudik.
Kawasan cagar budaya ini telah direvitalisasi dan kini dibuka sebagai destinasi heritage dengan fasilitas yang lebih tertata. Penataan dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan tanpa menghilangkan nilai sejarah bangunan.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, kawasan ini bisa dimanfaatkan sebagai sarana edukasi sekaligus wisata. Benteng berdiri di atas lahan 2,7 hektare dengan luas bangunan sekitar 1 hektare.
“Penataan kawasan dilakukan dengan mengedepankan prinsip pelestarian cagar budaya, termasuk mempertahankan karakter arsitektur khas benteng yang memadukan material bata, besi, dan kayu,” ujar Dody.
Dody mengatakan, pekerjaan dimulai sejak Desember 2023 bersama PT Waskita Karya dengan nilai kontrak sekitar Rp156,8 miliar. Pekerjaan mencakup revitalisasi bangunan utama, penataan kawasan, pembangunan area parkir seluas 6.429,93 meter persegi, serta peningkatan akses jalan seluas 5.873,42 meter persegi.
“Kini kawasan Benteng Pendem Ambarawa tampil lebih tertata dan nyaman, dengan lorong-lorong khas berbahan bata serta ruang-ruang terbuka yang dapat dimanfaatkan sebagai area edukasi sekaligus spot wisata bagi pengunjung,” sambung Dody.
Akses menuju lokasi dinilai mudah dijangkau dari jalur mudik utama. Dari Tol Semarang-Solo, pemudik bisa keluar di Gerbang Tol Bawen dan melanjutkan perjalanan sekitar 15 menit.
“Di sekitar kawasan, pemudik juga dapat mengunjungi destinasi lain seperti Museum Kereta Api Ambarawa dan Monumen Palagan Ambarawa yang menambah pengalaman wisata sejarah di wilayah tersebut,” lanjut Dody.
Kementerian PU menilai pengembangan kawasan ini bisa mendorong pergerakan ekonomi daerah. Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif diharapkan ikut terdorong selama periode mudik Lebaran.

2 hours ago
2
















































