Daftar Sembako yang Paling Banyak Diburu Ibu-Ibu di Gerakan Pasar Murah Ramadhan

12 hours ago 7

Warga membawa beras SPHP yang dibeli saat Gerakan Pangan Murah (GPM) di Polres Cimahi, Jawa Barat, Selasa (24/2/2026). Pemerintah Kota Cimahi bersama Polres Cimahi menggelar gerakan pangan murah dengan menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras SPHP, beras premium, minyak goreng, telur ayam, dan bawang yang dijual di bawah harga pasar dengan tujuan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah.

REPUBLIKA.CO.ID, KUNINGAN -- Gerakan Pangan Murah (GPM) Spesial Ramadan Dirahmati 2026 digelar setiap hari di Kabupaten Kuningan. Dalam setiap pelaksanaannya, komoditas beras, telur ayam dan minyak goreng menjadi komoditas yang paling banyak diburu masyarakat.

GPM itu dilakukan sejak Senin (23/2/2026) di tiga lokasi berbeda setiap harinya. Yakni, Desa Seda (Kecamatan Mandirancan), Desa Haurkuning (Kecamatan Nusaherang), dan Desa Kasturi (Kecamatan Kuningan).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Wahyu Hidayah, menjelaskan, rata-rata distribusi per lokasi berkisar antara enam hingga tujuh ton komoditas. Sebagian besar produk terserap dalam waktu relatif singkat karena tingginya kebutuhan masyarakat selama Ramadhan.

“Dalam tiga kali pelaksanaan, total komoditas yang terjual mendekati 20 ton. Antusiasme warga sangat tinggi,” jelas Wahyu, Kamis (26/2/2026).

Wahyu menyebutkan, berdasarkan data transaksi di lapangan, tiga komoditas yang paling banyak dibeli masyarakat adalah beras, minyak goreng, dan telur ayam. Selain itu, gula pasir, daging ayam, serta bawang merah dan bawang putih juga menunjukkan tingkat penjualan yang signifikan.

Dalam setiap pelaksanaan, pemerintah menyiapkan beras hingga tiga ton per lokasi, minyak goreng sekitar 300 liter, telur ayam 250 kilogram, daging sapi 250 kilogram, gula pasir 200 kilogram, serta berbagai komoditas hortikultura seperti cabai dan sayuran. Respons masyarakat dinilai sangat positif karena selisih harga yang diberikan cukup kompetitif dibandingkan harga pasar. Sejak pagi hari warga sudah memadati lokasi kegiatan, dan sejumlah komoditas habis sebelum kegiatan berakhir.

Read Entire Article
Politics | | | |