Penumpang pesawat berjalan melewati area pemeriksaan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Denpasar di Terminal Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Kamis (29/1/2026). Pengelola Bandara Bali bersama dengan instansi terkait melakukan pengawasan secara ketat dan menyeluruh terhadap penumpang yang tiba di Bali dengan memasang sejumlah alat thermal scanner di area kedatangan internasional dan domestik guna mencegah penularan virus Nipah.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI mewaspadai ancaman dan sebaran virus Nipah yang sedang marak terjadi di India dan beberapa negara ASEAN agar tidak masuk Indonesia. Ia menyatakan, mengkhawatirkan jika sudah ada penularan virus Nipah dari manusia ke manusia, maka penyebarannya bisa menjadi ancaman nyata bagi kesehatan manusia.
"Kita mengkhawatirkan virus Nipah. Kita tahu virus ini sedang menyebar di India dan beberapa negara ASEAN," kata Kepala BPOM RI Taruna Ikrar di Kota Padang, Jumat (6/2/2026).
Virus Nipah dinilai bisa saja menjadi ancaman pandemi baru seperti pandemi Covid-19 yang melanda dunia beberapa tahun sebelumnya. Kondisi ini mesti mendapatkan perhatian serius mengingat tingkat kematian akibat virus ini berkisar 40 hingga 70 persen.
Ia menjelaskan virus Nipah disebarkan oleh vektor kelelawar yang memakan buah. Buah tersebut kemudian dikonsumsi manusia sehingga terjadi penularan virus dan menggerogoti sistem kekebalan tubuh. "Ada juga data perpindahan virus ini dari manusia ke manusia melalui air liur," kata dia.
Menyikapi adanya ancaman penyebaran virus Nipah yang bisa saja kapan pun masuk ke Indonesia, BPOM RI telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi berupa mempermudah regulasi obat-obat antivirus guna mencegah terjadinya pandemi. Saat bersamaan, BPOM juga terus menggencarkan sosialisasi dan mengedukasi masyarakat pentingnya menjaga pola dan gaya hidup sehat.
BPOM menilai langkah ini paling dasar yang harus dijalankan masyarakat. "Kita sudah punya pengalaman pandemi Covid-19 dan protapnya mirip-mirip dengan itulah," ujar dia. Selain itu, BPOM meminta instansi terkait, khususnya yang menjaga wilayah perbatasan Indonesia termasuk pintu-pintu masuk ke Tanah Air, mengoptimalkan skrining demi mencegah masuknya virus Nipah.
sumber : Antara

2 hours ago
2















































