Arab Saudi Persiapkan 18.691 Masjid Menjelang Ramadhan 1447 H

2 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID,RIYADH -- Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Bimbingan telah melaksanakan 102 proyek pemeliharaan, pembersihan, dan operasional yang mencakup 18.691 masjid di berbagai wilayah Kerajaan Arab Saudi, sebagai persiapan menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah/ 2026 M.

Kementerian yang diwakili oleh badan proyek dan pemeliharaannya, terus berupaya meningkatkan kesiapan masjid sebagai bagian dari sistem komprehensif untuk menyambut jamaah selama Ramadhan, dikutip dari laman Saudi Gazette, Kamis (12/2/2026).

Proyek-proyek ini mencakup pemantauan pemeliharaan rutin, penyelesaian masalah teknis, serta pekerjaan pembersihan dan operasional, semuanya dilaksanakan sesuai rencana yang tepat dengan koordinasi bersama cabang-cabang kementerian, sambil menyesuaikan dengan jumlah jamaah yang terus meningkat selama bulan Ramadhan.

Di bidang perdagangan, Kementerian Perdagangan Arab Saudi telah menerbitkan total 1.987 izin untuk diskon dan penawaran promosi bagi toko-toko komersial dan toko online di seluruh Arab Saudi selama musim penjualan Ramadhan, yang dimulai pada 1 Februari (13 Syaban) dan akan berlanjut hingga setelah Idul Fitri.

Penjualan yang diizinkan mencakup barang-barang terkait Ramadhan dan kebutuhan Idul Fitri, mencakup lebih dari lima juta produk di berbagai kategori, termasuk makanan dan barang konsumen, peralatan listrik dan elektronik, parfum dan kosmetik, pakaian dan mode, serta barang-barang lainnya. Upaya ini merupakan bagian dari inisiatif berkelanjutan kementerian untuk meningkatkan ketersediaan barang di pasar dan menyediakan opsi yang sesuai bagi konsumen selama Ramadhan, sehingga membantu memenuhi kebutuhan mereka.

Sementara itu, pembeli online didorong untuk memesan lebih awal untuk mendapatkan pengalaman pengiriman yang lebih baik dan lancar seiring mendekatnya bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri, di tengah lonjakan signifikan dalam pesanan dan layanan pengiriman di sektor pengiriman paket.

Kementerian Perdagangan dan Otoritas Transportasi Umum, bersama Dewan E-Commerce, menekankan bahwa perencanaan awal dan pemesanan dini membantu meningkatkan kelancaran operasi pengiriman dan pengantaran, memberikan opsi pengiriman yang lebih fleksibel bagi penerima, serta mengurangi kemungkinan keterlambatan pengiriman selama periode puncak, sehingga meningkatkan kepuasan pelanggan secara keseluruhan.

Read Entire Article
Politics | | | |