Prastawa Bidik Kemenangan Kedelapan Beruntun, Pelita Jaya Tak Ingin Terpeleset di Derbi Jakarta

3 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kapten Pelita Jaya Bakrie Jakarta, Andakara Prastawa Dhyaksa, menegaskan ambisinya untuk memperpanjang tren kemenangan menjadi 8-0 pada lanjutan IBL 2026. Pelita Jaya akan menjamu Hangtuah Jakarta (HTJ) pada Jumat (13/2/2026) di PJ Arena Kuningan, Jakarta Selatan.

Ia memastikan timnya tetap lapar kemenangan meski berstatus belum terkalahkan musim ini. Menueut Prastawa, Pelita Jaya tetap menganggap laga ini sama seperti gim-gim sebelumnya.

"Kami punya waktu persiapan lebih. HTJ juga kemarin baru kalah, jadi pasti mereka tidak mau kalah lagi,” ujar Prastawa menjelang derbi Jakarta saat ditemui media di acara MoU PJ dan Bank Jakarta Kamis (12/2/2026) di PJ Arena Kuningan, Jakarta.

Prastawa juga mengingatkan, Pelita Jaya hampir kalah saat melawan RANS. Alhasil, pelatih David Singleton mengingatkan pasukannya agar terus menjaga fokus dan determinasi hingga akhir laga.

"Kami tidak bisa santai terus. Targetnya tetap menang dan jadi 8-0," tegas Prastawa.

Pelita Jaya memang tengah dalam performa impresif. Namun, Prastawa mengingatkan rekan-rekannya agar tidak terlena, terlebih laga derbi selalu menghadirkan tensi berbeda.

Dari sisi kondisi tim, Prastawa menyebut mayoritas pemain dalam keadaan bugar. Hanya Hendrick Xavi Yonga yang masih mengalami sedikit masalah pada bagian tangan akibat terkilir yang kembali terasa. Sementara pemain asing dipastikan siap tampil.

“Secara keseluruhan tidak apa-apa. Yang lain Alhamdulillah sehat semua, pemain asing juga siap. Tinggal eksekusi game plan dari Coach Dave,” katanya.

Prastawa juga mengingatkan bahwa Hangtuah pernah menundukkan Pelita Jaya musim lalu di Ciracas. Namun, ia menilai situasinya kini berbeda karena komposisi pemain dan pelatih telah berubah.

“Tahun lalu memang kalah, tapi itu dengan pelatih dan pemain yang berbeda. Musim ini harusnya berbeda. Kami tetap mau ambil kemenangan,” tegasnya.

Menurut Prastawa, ancaman utama Hangtuah terletak pada tiga pemain asingnya, yakni Rakeem Christmas, Shabazz Muhammad Hornsby, dan Vander Blue. Meski begitu, ia tak ingin timnya hanya fokus pada satu atau dua nama.

“Yang harus diantisipasi play mereka untuk Christmas, Hornsby, atau Vander Blue. Namun, kami juga tidak bisa meremehkan pemain lokal seperti Diftha, Januar, dan pemain senior lainnya. Jadi bagaimana cara menghentikan semuanya, bukan hanya satu orang,” ujarnya.

Sementara itu, Pelita Jaya Jakarta kembali mendapat sponsor baru. Bank Jakarta bergabung mendukung perjuangan PJ di Indonesia Basketball League (IBL) 2026. MoU dilakukan di PJ Arena pada Kamis (12/2/2026) siang.

Kerja sama ini membuat Pelita Jaya semakin kental aroma Jakarta. Pelita Jaya juga berkolaborasi dengan klub sepak bola Persija Jakarta.

“Kami percaya kolaborasi ini bukan tentang hari ini saja, tapi tentang membangun prestasi dan sistem olahraga di Jakarta. Terima kasih Bank Jakarta semoga ini membawa kejayaan bagi kita dan menghadirkan bintang kelima untuk PJ,” ujar Presiden Klub Pelita Jaya Andiko Purnomo.

Pelita Jaya pun menyusul Persija Jakarta yang sudah lebih dahulu disponsori oleh Bank Jakarta.

“Kami bangga dan bahagia atas kesempatan istimewa ini. Hari ini Bank Jakarta membangun kolaborasi dengan klub basket kebanggaan Jakarta, Pelita Jaya. Membangun kolaborasi dengan Pelita Jaya merupakan bentuk dukungan pengembangan olahraga di Jakarta khususnya basket. Kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat pendukung olahraga,” ujar Ateng Rivai selaku Direktur Kepatuhan Bank Jakarta

Logo Bank Jakarta akan terpasang di jersey tanding Pelita Jaya. Logo serupa juga muncul di pinggir lapangan saat Andakara Prastawa dan kawan-kawan bertanding di kandang pada ajang IBL 2026.

Penandatanganan kerja sama Pelita Jaya dengan Bank Jakarta turut dihadiri Diky Soemarno selaku stafsus Gubernur Jakarta Pramono Anung Bidang Kepemudaan dan Olahraga.

“Kerja sama Bank Jakarta dengan Pelita Jaya merupakan sebuah bentuk kolaborasi nyata agar masyarakat semakin mencintai kota Jakarta. Pak Gubernur sangat konsen agar olahraga Jakarta berprestasi mengingat olahraga yang bisa menyatukan masyarakat,” kata Diky.  

Read Entire Article
Politics | | | |