UMP Ringankan Biaya Kuliah hingga Biaya Hidup Mahasiswa Asal NTT Terdampak Bencana

2 hours ago 8

Image humas ump

Info Terkini | 2026-08-21 13:28:12

Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menunjukkan kepedulian terhadap mahasiswa dan calon mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana. Kampus tersebut menyiapkan keringanan registrasi hingga dukungan biaya hidup bagi mahasiswa yang keluarganya mengalami kesulitan akibat bencana.

Rektor UMP Prof. Dr. Jebul Suroso menyampaikan, pihaknya terus memantau kondisi bencana di NTT, termasuk memastikan keadaan mahasiswa UMP yang berasal dari wilayah terdampak.

Di sela perjalanan dinas luar kota, Prof Dr Jebul Suroso menyampaikan duka dan keprihatinan atas musibah yang menimpa masyarakat NTT. Menurutnya, situasi bencana tidak hanya berdampak kepada masyarakat yang berada di lokasi, tetapi juga dapat memengaruhi keberlangsungan pendidikan mahasiswa yang sedang menempuh studi jauh dari keluarga.

“Kami menyampaikan turut berduka dan insyaallah kita bersimpati untuk penanganan korban terdampak bencana di NTT, terkhusus untuk mahasiswa UMP yang berasal dari NTT,” ujar Prof Dr Jebul Suroso.

UMP Siapkan Keringanan Registrasi

Prof Dr Jebul Suroso mengatakan, UMP akan memberikan perhatian khusus kepada mahasiswa asal NTT yang mengalami kendala akibat bencana. Salah satu bentuk dukungan yang disiapkan adalah keringanan dalam proses registrasi pendidikan.

Kebijakan tersebut, kata Rektor, tidak hanya ditujukan kepada mahasiswa aktif, tetapi juga calon mahasiswa baru asal NTT yang terdampak dan mengalami kesulitan untuk melanjutkan pendidikan.

“Insyaallah kita akan berikan keringanan dalam proses registrasi, baik mahasiswa lama maupun baru. Ketika menghadapi kesulitan untuk kehidupan sehari-hari di Purwokerto, insyaallah UMP juga akan mendukung mereka,” katanya.

Menurut Prof Dr Jebul Suroso, kondisi ekonomi keluarga setelah bencana tidak seharusnya membuat mahasiswa kehilangan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan. Perguruan tinggi perlu hadir memberikan jalan keluar agar pendidikan mereka tetap dapat berlangsung.

Karena itu, dukungan yang disiapkan UMP tidak berhenti pada persoalan administrasi dan biaya pendidikan. Kampus juga membuka peluang bantuan kebutuhan hidup bagi mahasiswa asal NTT yang mengalami kesulitan selama menempuh pendidikan di Purwokerto.

Di tengah situasi tersebut, Prof Dr Jebul Suroso secara khusus menyampaikan pesan kepada mahasiswa UMP asal NTT agar tidak merasa menghadapi kesulitan seorang diri.

“Teman-teman mahasiswa UMP dari NTT, insyaallah UMP dan kami adalah keluarga kalian. Kita siap bersama kalian untuk merajut persaudaraan dan semakin sukses bersama,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menjadi bagian dari komitmen UMP untuk membangun lingkungan kampus sebagai rumah bersama bagi mahasiswa yang datang dari berbagai wilayah Indonesia.

Bagi UMP, keberagaman latar belakang mahasiswa membawa konsekuensi bahwa perguruan tinggi tidak hanya memiliki tanggung jawab akademik, tetapi juga tanggung jawab sosial untuk mendampingi mahasiswa ketika menghadapi situasi sulit.

Buka Kesempatan bagi Generasi NTT Terdampak Bencana

Perhatian UMP juga diarahkan kepada lulusan sekolah menengah di NTT yang sebenarnya memiliki keinginan melanjutkan pendidikan tinggi, tetapi rencana tersebut terhambat akibat dampak bencana.

Prof Dr Jebul Suroso mengundang generasi muda, khususnya yang berasal dari wilayah terdampak, untuk tetap memiliki harapan melanjutkan pendidikan. UMP, menurutnya, siap berupaya memberikan fasilitasi agar keterbatasan akibat bencana tidak memutus cita-cita mereka.

“Kami juga mengundang teman-teman dari NTT, terkhusus yang dari lokasi bencana. Ketika hari ini berniat kuliah tetapi terkendala banyak hal, maka insyaallah UMP akan fasilitasi, bukan hanya pada biaya pendidikan, namun juga mudah-mudahan pada biaya hidup akan kami berikan bantuan,” ungkapnya.

Menurutnya, itu adalah bentuk simpati dan empati UMP kepada para korban bencana di NTT. Dengan iringan doa, mudah-mudahan saudara-saudara kita segera mendapatkan keringanan dan kekuatan untuk melalui bencana dengan baik,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu mahasiswa yang terdampak, Fransiska Cabrini Mawo dari Program Studi Teknologi Radiologi Pencitraan (TRP) Asal Nusa Tenggara Timur menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada UMP, khususnya Rektor, atas kepedulian dan perhatian yang diberikan kepada mahasiswa asal NTT yang terdampak bencana.

Menurutnya, dukungan berupa keringanan biaya pendidikan serta bantuan biaya hidup merupakan bentuk kepedulian yang sangat berarti bagi saya dan keluarga. Bantuan tersebut turut meringankan beban keluarga saya di NTT yang sedang menghadapi kondisi sulit akibat bencana.

“Saya sangat menghargai perhatian dan komitmen UMP dalam memastikan mahasiswa tetap dapat melanjutkan pendidikan di tengah situasi yang penuh tantangan. Semoga kebaikan dan kepedulian ini menjadi kekuatan serta motivasi bagi kami untuk tetap semangat dalam menempuh pendidikan dan mencapai cita-cita,” pungkasnya. (Tgr)

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Read Entire Article
Politics | | | |