Tips Sukses Kerja Sambil Kuliah Agar Tetap Produktif

7 hours ago 9

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menjalani kuliah sambil bekerja kini menjadi pilihan banyak mahasiswa di era digital. Selain untuk menambah penghasilan, pengalaman kerja dinilai mampu membantu mahasiswa meningkatkan keterampilan, memperluas relasi profesional, dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja setelah lulus.

Meski demikian, menjalani dua aktivitas sekaligus bukan hal mudah. Banyak mahasiswa merasa kewalahan karena harus membagi fokus antara tanggung jawab pekerjaan dan tugas akademik yang sama-sama membutuhkan perhatian.

Ketua Program Studi (Prodi) Teknologi Informasi Cyber University (Universitas Siber Indonesia) Dicky Haryanto mengatakan, kerja sambil kuliah tetap bisa dijalani secara seimbang apabila mahasiswa punya manajemen waktu yang baik dan memahami prioritas aktivitas sehari-hari.

“Mahasiswa yang bekerja sambil kuliah perlu memiliki disiplin dalam mengatur waktu agar aktivitas akademik dan pekerjaan berjalan seimbang. Dengan pengelolaan waktu yang tepat, keduanya justru bisa menjadi pengalaman yang saling mendukung,” ujar Dicky dalam keterangan yang dikutip Sabtu (30/5/2026).

Menurutnya, salah satu langkah penting yang perlu dilakukan mahasiswa adalah menyusun jadwal harian secara teratur. Pengaturan waktu yang jelas membantu mahasiswa menentukan prioritas sekaligus menghindari tugas yang menumpuk.

Mahasiswa juga diimbau menghindari kebiasaan menunda pekerjaan. Membuat daftar prioritas harian dianggap dapat membantu mahasiswa menyelesaikan tugas yang paling penting terlebih dahulu agar produktivitas tetap terjaga.

Di tengah aktivitas yang padat, menjaga kesehatan fisik dan mental juga menjadi hal yang tidak kalah penting. Kurangnya waktu istirahat sering membuat mahasiswa mudah lelah dan sulit berkonsentrasi saat belajar maupun bekerja.

Karena itu, mahasiswa disarankan menjaga pola tidur, mengonsumsi makanan bergizi, dan meluangkan waktu untuk berolahraga ringan. Kondisi tubuh yang sehat dinilai dapat membantu mahasiswa tetap fokus menjalani aktivitas sehari-hari.

“Kesehatan fisik dan mental sangat memengaruhi produktivitas mahasiswa. Jangan sampai aktivitas yang terlalu padat justru membuat mahasiswa mengalami kelelahan atau burnout,” kata Dicky.

Ia menambahkan, menjaga keseimbangan antara aktivitas dan waktu pribadi juga penting agar mahasiswa tidak mudah mengalami stres. Mahasiswa dapat meluangkan waktu untuk beristirahat, menjalani hobi, atau berkumpul bersama keluarga dan teman.

Menurut Dicky, pengalaman kerja selama kuliah menjadi bekal berharga bagi mahasiswa menghadapi dunia profesional. Selain memperoleh ilmu di bangku kuliah, mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan komunikasi, tanggung jawab, dan pengalaman kerja secara langsung.

Di era digital saat ini, sejumlah perguruan tinggi juga mulai menghadirkan sistem pembelajaran lebih fleksibel untuk mendukung kebutuhan mahasiswa aktif. Pendekatan ini dinilai membantu mahasiswa tetap melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan pekerjaan.

Salah satunya melalui program kelas karyawan yang dihadirkan Cyber University. Melalui sistem pembelajaran fleksibel, kuliah di hari Jumat-Sabtu, mahasiswa dapat menyesuaikan jadwal kuliah dengan aktivitas kerja sehingga proses pendidikan tetap berjalan optimal.

“Fleksibilitas pembelajaran menjadi salah satu solusi agar mahasiswa tetap bisa meningkatkan kompetensi tanpa harus meninggalkan aktivitas profesional yang sedang dijalani,” ujar Dicky.

Dengan manajemen waktu yang baik, menjaga kesehatan, dan konsistensi menjalani rutinitas, kerja sambil kuliah dinilai dapat menjadi pengalaman yang bermanfaat bagi mahasiswa. Selain membantu meningkatkan kompetensi, pengalaman tersebut juga menjadi bekal menghadapi kebutuhan industri digital di masa depan.

Read Entire Article
Politics | | | |