Mantan ketua umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Din Syamsuddin menyampaikan pidato dalam acara Milad ke-70 Universitas Muhammadiyah Jakarta di Kampus Cirendeu UMJ, Tangerang Selatan, pada 15 Desember 2025.
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Profesor Din Syamsuddin menyatakan bahwa Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian buatan Donald Trump adalah bentuk Neo Kolonialisme dan Imperialisme (Nekolim) baru. Din bahkan menegaskan Trump tidak memenuhi syarat sebagai peace maker, melainkan justru bertindak sebagai trouble maker yang berpotensi memperparah ketidakstabilan kawasan Timur Tengah dan Dunia Islam.
Din mengatakan bahwa nekolim meminjam istilah Bung Karno, merupakan bentuk penjajahan dan penguasaan atas sesuatu negara oleh negara lain. Menurut literatur, imperialisme adalah kecenderungan memperluas kekuasaan, pengaruh, dan kendalinya atas negara lain, baik secara langsung (teritorial/ militer) maupun tidak langsung (ekonomi/ politik) demi keuntungan sendiri. Sedangkan kolonialisme adalah praktik penguasaan wilayah dan rakyat oleh negara yang lebih kuat untuk mengendalikan sumber daya, memperluas kekuasaan politik, dan memenangkan persaingan ekonomi.
"Kedua pengertian tadi tepat untuk dikenakan pada prakarsa Board of Peace Donald Trump di Gaza," kata Din melalui pesan tertulis kepada Republika, Ahad (8/2/2026)
Menurut Guru Besar Politik Islam Global FISIP UIN Jakarta ini, BoP atau Dewan Perdamaian) bukan untuk perdamaian kawasan apalagi dunia, tapi justeru akan mendorong ketidakamanan dan ketidakstabilan Kawasan Timur Tengah dan Dunia Islam. Hal itu antara lain disebabkan adanya standar ganda dan pembiaran ketidakadilan.
Sebagaimana diketahui, Donald Trump dan Amerika Serikat bungkam terhadap agresi dan tindak kekerasan Israel yang masih berlangsung atas Wilayah Palestina, dan Donald Trump menyiapkan serangan skala besar terhadap Iran.
"Adalah naif dan ironis berdalih ingin membangun kembali Gaza akibat ulah Israel tapi tidak melibatkan tokoh Gaza dan Palestina, sementara PM Israel Netanyahu dilibatkan," ujarnya.

2 hours ago
8















































