Ramadhan 2026, Lazisnu Fokus Dampingi Penyintas Bencana dan Pengungsi Palestina

2 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dalam rangka menyambut Ramadhan 1447 H/2026 M, NU Care-Lazisnu Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi meluncurkan program bertajuk "Solidaritas Ramadhan." Ini difokuskan untuk mendampingi para penyintas bencana di berbagai daerah Indonesia. Selain itu, lembaga amil zakat infak dan sedekah (ZIS) itu juga menaruh perhatian pada nasib bangsa Palestina, termasuk para pengungsi dari negeri yang dijajah Israel tersebut.

Sekretaris Lazisnu PBNU Moesafa menegaskan, Ramadhan merupakan momentum strategis untuk menguatkan solidaritas dan kepedulian sosial. Menurutnya, NU Care-Lazisnu ingin menjadikan Ramadahn sebagai ruang konsolidasi gerakan kemanusiaan NU dalam merespons berbagai krisis yang dihadapi masyarakat.

“Pada bulan Ramadhan tahun ini, NU Care-Lazisnu menggaungkan semangat solidaritas kemanusiaan dalam merespons musibah bencana alam yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia,” ujar Moesafa dalam siaran persnya yang diterima pada Rabu (4/2/2026).

Ia menjelaskan, program-program yang disiapkan tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat terdampak, mulai dari pemenuhan pangan, layanan kesehatan, dukungan pendidikan, hingga penguatan spiritual.

Sementara itu, Ketua Panitia Ramadan NU Care-Lazisnu, Anik Rifqoh menjelaskan, Program Solidaritas Ramadan 2026 secara khusus dirancang untuk membersamai para penyintas bencana dan masyarakat Palestina agar tetap kuat dan berdaya dalam menjalani bulan suci.

“Lazisnu ingin terus membersamai saudara-saudara kita, khususnya yang terdampak bencana di Sumatera, Jawa, dan wilayah lainnya. Kehidupan mereka berubah drastis. Program Ramadhan ini menjadi momentum untuk menguatkan solidaritas, agar mereka tidak merasa ditinggalkan,” kata Anik.

Ia juga mengungkapkan adanya penyesuaian strategi dakwah dan kemanusiaan pada Ramadan tahun ini. Jika sebelumnya pengiriman dai lebih banyak diarahkan ke luar negeri, terutama ke komunitas muslim minoritas, kini NU Care-Lazisnu memprioritaskan pengiriman "Dai Peduli Bencana" ke wilayah-wilayah terdampak.

“Banyak penyintas bencana yang membutuhkan penguatan moral dan spiritual. Mereka berada dalam kondisi putus asa, kehilangan, dan ketidakpastian. Karena itu, kami menurunkan dai dengan tema dakwah kebencanaan dan wilayah tertinggal, sekaligus memberikan dukungan kesehatan dan psikososial,” jelasnya.

Selain fokus di dalam negeri, NU Care-Lazisnu juga terus menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina. Pada Ramadan 2026, bantuan difokuskan pada dua program utama, yakni Family Kit yang mencakup kebutuhan pangan, logistik, pakaian, dan obat-obatan, serta pembagian Paket Iftar bagi masyarakat di sekitar Masjid Al Aqsa.

"Untuk Palestina, kami menyalurkan dua program utama, yaitu Family Kit untuk kebutuhan pangan, logistik, pakaian, dan obat-obatan, serta pembagian Paket Iftar untuk Masyarakat di sekitar Masjid Al-Aqsa, salah satu situs paling bersejarah bagi umat Islam,” ucap Anik.

Melalui Program Solidaritas Ramadan 1447 H/2026 M, NU Care-Lazisnu mengajak seluruh Sahabat Peduli untuk menjadikan Ramadan sebagai bulan berbagi, menguatkan solidaritas kemanusiaan, dan menghadirkan harapan bagi sesama, baik di dalam maupun luar negeri.

Read Entire Article
Politics | | | |