Jusuf Kalla akan Buka Silaturahmi Nasional PP Perhimpunan Remaja Masjid DMI

2 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, CIPUTAT -- Pimpinan Pusat Perhimpunan Remaja Masjid (PP PRIMA) Dewan Masjid Indonesia (DMI) akan menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas) di Gedung Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian Agama Republik Indonesia, Ciputat, 5-7 Februari 2026 mendatang. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda nasional strategis dalam memperkuat konsolidasi gerakan remaja masjid di seluruh Indonesia.

Kegiatan berskala nasional ini besok akan dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden Republik Indonesia ke-10 dan ke-12, H. Muhammad Jusuf Kalla, selaku Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia. Silatnas juga akan menghadirkan sejumlah tokoh nasional, tokoh keagamaan, akademisi, serta aktivis kemasjidan dari berbagai daerah sebagai bagian dari ikhtiar membangun dialog, sinergi, dan arah gerakan remaja masjid ke depan.

Silatnas PP PRIMA DMI 2026 mengusung tema 'Merajut Ukhuwah, Menyemai Peradaban Qurani' sebagai refleksi atas pentingnya memperkuat persaudaraan umat Islam di tengah dinamika sosial kebangsaan, sekaligus meneguhkan kembali peran strategis masjid sebagai pusat pembinaan moral, spiritual, intelektual, dan sosial umat. Tema ini juga menegaskan komitmen PRIMA DMI dalam mengarusutamakan nilai-nilai Alquran yang moderat, rahmatan lil ‘alamin, dan relevan dengan tantangan zaman.

Panitia Pelaksana, Rahmad Syah Putra, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai ajang silaturahmi kader, tetapi juga sebagai momentum peluncuran berbagai program strategis nasional yang berdampak langsung bagi penguatan kelembagaan dan pemberdayaan umat berbasis masjid.

“Silatnas ini menjadi ruang konsolidasi gagasan dan aksi. PRIMA DMI ingin memastikan bahwa remaja masjid tidak hanya hadir di mimbar dakwah, tetapi juga aktif dalam penguatan ekonomi umat, pendidikan, kemanusiaan, dan respons kebencanaan,” ujarnya.

Dalam rangkaian Silatnas tersebut, PP PRIMA DMI akan melaksanakan lima agenda strategis nasional, yaitu pertama, launching Kartu Tanda Anggota (KTA) PRIMA DMI, hasil kerja sama antara PP PRIMA DMI dengan Bank Syariah Indonesia (BSI). Program ini bertujuan memperkuat basis data nasional kader remaja masjid, mendorong digitalisasi organisasi, serta membuka akses layanan keuangan syariah yang inklusif bagi kader PRIMA DMI di seluruh Indonesia.

Kedua, Launching Buku 'Ekonomi Kemasjidan', sebuah karya kolektif yang ditulis oleh akademisi dan pakar ekonomi Islam terbaik di Indonesia. Buku ini diharapkan menjadi referensi penting dalam mendorong pengelolaan masjid yang profesional, mandiri, dan produktif, sekaligus memperluas peran masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat.

Ketiga, Penyerahan Beasiswa Pendidikan S1 dan S2 Manajemen Masjid kepada masing-masing dua kader terbaik PRIMA DMI. Beasiswa ini difasilitasi melalui Kampus STIE GENESHA Jakarta oleh DMI Cabang Ciputat Timur sebagai bagian dari investasi jangka panjang dalam penguatan sumber daya manusia kemasjidan yang kompeten dan berdaya saing.

Keempat, launching Program Distribusi 10.000 Al-Qur’an dan Alat Ibadah untuk masjid-masjid terdampak bencana alam di berbagai wilayah Indonesia. Program ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas PRIMA DMI terhadap masyarakat yang tengah menghadapi situasi darurat dan pemulihan pascabencana.

Kelima, Santunan Anak Yatim-Piatu Korban Bencana Alam di Sumatera, sebagai bentuk nyata komitmen sosial PRIMA DMI dalam merawat nilai-nilai empati, kepedulian, dan keadilan sosial, khususnya bagi anak-anak yang terdampak langsung oleh musibah.

Sementara itu, Ketua Umum PP PRIMA DMI, Munawar Khalil, dalam laporannya menegaskan bahwa Silaturahmi Nasional ini merupakan momentum strategis untuk mengonsolidasikan gerakan remaja masjid secara nasional serta memperkuat peran PRIMA DMI sebagai garda terdepan kaderisasi umat dan bangsa berbasis masjid.\

"Silatnas ini bukan sekadar temu kader, tetapi ruang strategis untuk merajut ukhuwah, menyatukan visi, dan menyemai nilai-nilai Qurani dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Remaja masjid harus tampil sebagai agen perdamaian, moderasi, dan perubahan sosial," kata Munawar Khalil.

Ia juga menambahkan bahwa ke depan PRIMA DMI akan terus mendorong transformasi masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, ekonomi, dan kemanusiaan, agar masjid tetap relevan dan adaptif terhadap tantangan zaman, sekaligus menjadi pilar penguatan moderasi beragama di Indonesia.

Melalui Silaturahmi Nasional PP PRIMA DMI 2026, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara remaja masjid, Dewan Masjid Indonesia, pemerintah, serta seluruh elemen umat dalam mewujudkan masjid sebagai pusat peradaban Qurani yang inklusif, berdaya, dan berkelanjutan

Read Entire Article
Politics | | | |