Menkop Minta Koperasi Besar Jadi Kakak Asuh untuk Kopdes Merah Putih

4 hours ago 7

Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengharapkan koperasi berskala besar seperti Koperasi Pelabuhan Indonesia (Kopelindo) dapat menjadi "kakak asuh" bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Ferry mengatakan pengembangan KDKMP membutuhkan sinergi dan bantuan dari berbagai pihak serta sektor, termasuk dari koperasi berskala besar.

"Saya berharap juga ada kemungkinan dibahas mengenai penjajakan Kopelindo bisa jadi kakak asuh dari KDKMP di Kota Surabaya atau Jawa Timur," katanya dalam keterangan yang diterima di Surabaya, Jawa Timur, Ahad (29/3/2026).

Menurutnya, dengan kelebihan aset, kemampuan, dan pengalaman bisnis yang dimiliki, koperasi berskala besar seperti Kopelindo akan mampu membimbing KDKMP. Diketahui, aset Kopelindo meningkat dari Rp 712 miliar menjadi Rp 788 miliar, pendapatan meningkat dari Rp 262 miliar menjadi Rp 270 miliar, sisa hasil usaha meningkat dari Rp 19,4 miliar menjadi Rp 20,3 miliar, serta keanggotaan mencapai 6.040 orang dari 5.825 orang.

Ia mencontohkan di Jawa Timur terdapat sekitar 8.949 KDKMP, yang artinya akan ada 8.494 retail dan itu membutuhkan pusat distribusi di setiap kabupaten/kota. Nantinya, Kopelindo dapat bersinergi dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) maupun bersama mitra bisnis lainnya untuk menjadi pusat distribusi.

"Menjadi pusat distribusi yang bisa mengumpulkan barang-barang dari retail yang dikelola nanti oleh KDKMP di Surabaya maupun KDKMP di wilayah Jawa Timur," katanya.

Langkah itu, kata dia, akan mampu membentuk ekosistem bisnis koperasi yang baik karena dapat saling mengembangkan.

"Itu kalau BUMN ada Sinergi BUMN, nah kita di koperasi belajar membangun sinergi koperasi," kata Ferry.

sumber : Antara

Read Entire Article
Politics | | | |