Hyundai Luncurkan Layanan Berlangganan Kendaraan Listrik di Indonesia

2 hours ago 6

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) melalui anak usahanya, Hyundai Solusi Mobilitas, meluncurkan program Hyundai Subscribe, layanan berlangganan kendaraan yang ditujukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap mobil listrik Hyundai. Indonesia menjadi negara pertama di kawasan Asia Pasifik dalam grup Hyundai yang menghadirkan skema ini.

“Kami ingin memperkuat kehadiran EV premium kami sambil tetap memprioritaskan aksesibilitas. Hyundai Subscribe menawarkan cara fleksibel bagi pelanggan kami untuk menikmati teknologi terbaru kami tanpa batasan kepemilikan tradisional. Saya bangga mengumumkan bahwa khusus untuk Hyundai, program ini diperkenalkan untuk pertama kalinya di kawasan Asia Pasifik, dengan Indonesia terpilih sebagai negara pertama”, ungkap Kenny Lee, Presiden Direktur Hyundai Solusi Mobilitas kepada wartawan di Booth Hyundai IIMS 2026, JIExo Kemayoran, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Data terbaru menunjukkan adanya pergeseran signifikan minat konsumen Indonesia terhadap model berlangganan kendaraan, yang meningkat dari 49 persen menjadi 72 persen dalam beberapa tahun terakhir. Konsumen semakin mencari kemudahan, ketersediaan unit kendaraan, dan fleksibilitas yang lebih tinggi, yang mencerminkan preferensi terhadap solusi mobilitas yang lebih praktis dan adaptif.

Menjawab tren tersebut, Hyundai Subscribe dirancang dengan fleksibilitas sebagai nilai utamanya. Layanan ini menghadirkan pengalaman mobilitas yang tanpa kendala dan berfokus pada pelanggan.

Head of Hyundai Solusi Mobilitas Wahyu Seto mengatakan, program tersebut dirancang untuk menjawab perubahan pola pikir konsumen, khususnya di Indonesia, yang mulai terbuka terhadap alternatif kepemilikan kendaraan di luar skema konvensional. Data terbaru menunjukkan adanya pergeseran signifikan minat konsumen Indonesia terhadap model berlangganan kendaraan. Angkanya meningkat dari 49 persen menjadi 72 persen dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut dia, selain aspek teknologi, kemudahan akses, fleksibilitas, dan transparansi biaya menjadi pertimbangan utama dalam menghadirkan layanan ini.

Hyundai Subscribe saat ini tersedia untuk model IONIQ 5 dan IONIQ 5 N. Melalui skema berlangganan, pelanggan cukup membayar biaya bulanan yang sudah mencakup penggunaan kendaraan, biaya perawatan berkala, asuransi, pajak dan perpanjangan STNK, layanan bantuan darurat 24 jam, hingga dukungan pengisian daya darurat. Hyundai juga menyediakan kendaraan pengganti apabila unit yang digunakan harus menjalani perbaikan atau servis lebih dari satu hari.

Program ini ditawarkan dengan durasi berlangganan mulai dari 12 hingga 60 bulan, dengan pilihan batas jarak tempuh tahunan tertentu. Apabila penggunaan melebihi batas kilometer yang dipilih, pelanggan akan dikenakan biaya tambahan per kilometer. Skema ini juga memungkinkan pelanggan untuk mengakhiri kontrak sesuai ketentuan atau beralih ke model lain selama masa berlangganan.

Hyundai menyebut layanan ini tidak hanya menyasar individu yang ingin mencoba kendaraan listrik sebelum memutuskan membeli, tetapi juga ekspatriat, profesional dengan kebutuhan mobilitas jangka menengah, serta perusahaan yang memberikan fasilitas kendaraan bagi karyawan. Program ini dinilai sebagai alternatif bagi konsumen yang masih mempertimbangkan risiko nilai jual kembali atau biaya kepemilikan kendaraan listrik dalam jangka panjang.

"Kami tak menargetkan angka tertentu, tapi menjajaki untuk tahap awal. Namun permintaan untuk ini sudah banyak sejak dulu dari perusahaan-perusahaan. Dulu kami menolak, sekarang dengan adanya Hyundai Subscrie ini, kami sudah bisa melayani permintaan ini," kata Seto menjawab pertanyaan Republika.

Pada tahap awal, Hyundai Subscribe tersedia di wilayah Jakarta dan beroperasi melalui Hyundai Motorstudio di kawasan SCBD sebagai pusat pengalaman pelanggan. Perusahaan membuka peluang ekspansi ke model lain maupun ke wilayah di luar Jakarta, bergantung pada evaluasi dan respons pasar.

Peluncuran Hyundai Subscribe menjadi bagian dari strategi Hyundai dalam membangun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Hyundai sebelumnya telah menanamkan investasi sekitar 3 miliar dolar AS di Tanah Air, termasuk pengembangan fasilitas produksi dan penyediaan lebih dari 600 titik pengisian daya yang tersebar di berbagai wilayah bekerja sama dengan mitra.

Dengan skema berlangganan ini, Hyundai menambah opsi mobilitas berbasis kendaraan listrik di Indonesia, seiring tren global yang mengarah pada model penggunaan kendaraan yang lebih fleksibel dibandingkan kepemilikan tradisional.

Read Entire Article
Politics | | | |