BKPM Temui Manajemen Agincourt Resources, Ini Hasil Kajian Pemerintah

2 hours ago 6

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani mengatakan pihaknya telah menerapkan langkah-langkah pengkajian terhadap aspek hukum, teknis produksi, aspek bisnis yang sedang berjalan, serta strategi ke depan PT Agincourt Resources. Rosan menyebut Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM juga telah melakukan pertemuan dan komunikasi dengan manajemen PT Agincourt Resources untuk memperoleh pemahaman yang utuh dan berimbang.

"Hal ini sebagai bagian dari proses klarifikasi dan dialog konstruktif," ujar Rosan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (9/2/2026).

Rosan mengaku telah melaporkan perkembangan hasil kajian dan koordinasi lintas instansi tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto. Ia menyebut langkah ini sebagai bentuk pertanggungjawaban dan penyampaian informasi dalam kerangka pengambilan kebijakan pemerintah secara menyeluruh.

"Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM juga telah menerima dan menelaah Surat Klarifikasi PT Agincourt Resources yang memuat penjelasan mengenai Aspek Hidrologi dan Lingkungan Operasional serta Kepatuhan terhadap Peruntukan Kawasan," ucap Rosan.

Selain itu, sambung Rosan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan serta kementerian/lembaga terkait dalam pembahasan lebih lanjut. Hal ini bertujuan memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan koridor hukum dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dengan mengedepankan prinsip keadilan, akuntabilitas, dan transparansi.

"Pemerintah menegaskan setiap kebijakan maupun keputusan akan ditempuh secara hati-hati, transparan, dan berlandaskan hukum, dengan tetap menjaga kepastian serta kepercayaan iklim investasi nasional," kata Rosan.

CEO Danantara Indonesia itu meyakini kepastian hukum merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan dan kemitraan jangka panjang. Rosan menyebut hal tersebut saling menguntungkan antara pemerintah dan investor, baik dari dalam maupun luar negeri.

Read Entire Article
Politics | | | |