Adat, Gereja, Pemerintah: Kunci Pembangunan dan Kesejahteraan di Papua Pegunungan

2 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan sedang menjalankan strategi komprehensif untuk memperkuat pembangunan di wilayahnya, dengan fokus pada kolaborasi antarunsur kunci: adat, gereja, dan pemerintah.

Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, menegaskan bahwa ketiga unsur ini harus saling mendukung agar pembangunan dapat berjalan efektif. "Kalau ingin pembangunan di Papua Pegunungan berhasil, maka tiga unsur ini harus saling mendukung satu sama lain. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat adat dan denominasi gereja di sini," katanya di Wamena, Jumat.

Sebagai wujud komitmen, pemerintah provinsi telah membantu pembangunan Gereja Baptis dengan anggaran Rp15 miliar, serta memberikan perhatian kepada denominasi gereja lain seperti Kingmi, GIDI, dan Katolik.

John Tabo menegaskan bahwa keterlibatan adat dan gereja merupakan hal mendasar dalam membangun Papua Pegunungan yang lebih baik ke depan. "Masyarakat Papua Pegunungan sangat menghargai adat istiadat, tetapi juga menjunjung tinggi nilai‑nilai spiritual keagamaan," ujarnya.

Tiga unsur ini, adat, gereja, dan pemerintah, dianggap sebagai tiga serangkai yang tak terpisahkan dalam percepatan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Gubernur berharap seluruh masyarakat adat dan lembaga keagamaan terus mendukung program pembangunan selama lima tahun ke depan agar kesejahteraan masyarakat di delapan kabupaten dapat terwujud.

Di sisi lain, potensi ekonomi Papua melalui sektor pariwisata juga menunjukkan tanda‑tanda positif. Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Papua memprediksi peningkatan kunjungan Wisatawan Mancanegara (Wisman) sebesar 20–25 %.

Hal ini terlihat dari masuknya pemesanan paket wisata untuk tujuh sampai delapan bulan ke depan. Ketua ASITA Papua, Iwanta Peranginangin, mengatakan bahwa minat wisatawan asing terhadap destinasi wisata di Papua masih cukup tinggi dan stabil. "Dengan tren ini maka menjadi sinyal positif bagi pelaku industri pariwisata daerah yang dalam beberapa tahun terakhir terus berupaya memulihkan sektor wisata," katanya di Jayapura, Jumat.

Destinasi yang paling diminati wisatawan asing meliputi kawasan Raja Ampat di Sorong, Lembah Baliem, serta wilayah pegunungan dan objek wisata alam lain yang menawarkan panorama eksotis dan pengalaman budaya lokal.

sumber : Antara

Read Entire Article
Politics | | | |