Abu Ubaidah: Setiap Agresi yang Menargetkan Iran Berarti Serangan kepada Semua Umat Islam

2 hours ago 5

Pernyataan juru bicara terkini Hamas yang juga dinamai dengan sandi Abu Ubaidah, Senin (29/12/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Juru bicara Brigade al-Qassam, Abu Ubaidah, menegaskan kembali solidaritas penuh gerakan tersebut terhadap Iran, Rabu (11/2/2026). Ia memperingatkan, setiap agresi yang menargetkan  Iran akan dianggap sebagai serangan terhadap seluruh umat Islam.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis bertepatan dengan Peringatan Kemenangan Revolusi Islam Iran, Abu Ubaidah menyampaikan bahwa berbagai ancaman dan permusuhan yang dihadapi Teheran saat ini merupakan pembalasan langsung atas dukungan tanpa henti kepemimpinan dan rakyat Iran terhadap perlawanan Palestina.

Menurut dia, tindakan semacam itu adalah serangan kriminal terhadap kedaulatan sebuah negara Islam yang konsisten melawan, sekaligus bentuk campur tangan koersif yang bertujuan memaksakan kehendak melalui kekuatan militer.

Militer Iran meyakinkan

Abu Ubaidah menyatakan keyakinan penuh terhadap kemampuan Angkatan Bersenjata Iran dan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Secara khusus, dia menyoroti performa militer Iran dalam pertempuran Janji Setia 3 (True Promise 3) pada Juni 2025, yang dinilai telah "memberikan pelajaran pahit kepada musuh Zionis."

Ia menegaskan, Iran memiliki kapasitas yang mumpuni untuk menghalau agresi dan membalas dengan kekuatan besar demi membela kedaulatan serta peran strategisnya di kawasan.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa ancaman yang terus berlanjut, blokade ekonomi, hingga serangan militer terhadap Iran adalah bagian dari upaya putus asa untuk menghukum Teheran karena dukungannya yang terbuka bagi rakyat Palestina.

Abu Ubaidah melontarkan pujian atas sokongan Iran terhadap faksi perlawanan, terutama selama operasi Badai Al-Aqsa. Ia menegaskan bahwa operasi tersebut menjadi titik balik yang menghancurkan wibawa entitas Zionis dan menggagalkan seluruh target yang mereka canangkan.

Menutup pernyataannya, Abu Ubaidah kembali menegaskan bahwa Poros Perlawanan (Axis of Resistance) tetap bersatu padu. Kekuatan Iran, lanjutnya, memperkokoh perjuangan Palestina dalam konfrontasi yang masih berlangsung melawan penjajahan.

Read Entire Article
Politics | | | |