Bangun 1.000 KNMP pada 2026, KKP Prioritaskan 200 Titik di Papua

3 hours ago 8

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memetakan 200 titik calon lokasi Nasional Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di lima provinsi wilayah Papua. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memetakan 200 titik calon lokasi Nasional Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di lima provinsi wilayah Papua. Saat ini, sebanyak 184 lokasi telah diusulkan untuk masuk dalam target pembangunan pada 2026.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan provinsi yang menjadi fokus mencakup Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, dan Papua Tengah. Trenggono mengatakan program ini merupakan bagian dari target besar pembangunan 1.000 lokasi KNMP di seluruh Indonesia pada 2026.

"Kuncinya nomor satu titik wilayah. Nomor dua adalah lahan lokasi. Lahannya minimal di atas 500 meter persegi, kalau bisa 1.000 meter persegi, kecuali hub bisa lebih luas. Ketiga kita petakan akses untuk jalan," ujar Menteri Trenggono pada rapat koordinasi di Jakarta, Rabu (11/2/2026) lalu.

Trenggono menegaskan penentuan lokasi pembangunan di Papua berbasis pada aktivitas nelayan dan status lahan yang jelas. Trenggono menyampaikan pembangunan lokasi baru KNMP di Papua akan menggunakan sistem kluster terintegrasi.

"Sistem ini menghubungkan nelayan dengan KNMP penyangga, KNMP hub, sentra kluster, hingga terdistribusi ke pasar yang lebih luas," ucap dia.

Trenggono menyampaikan KKP melibatkan kolaborasi lintas sektor, mencakup pemerintah daerah, TNI Angkatan Laut, hingga jajaran kejaksaan untuk memastikan pengawasan dan keberhasilan program secara menyeluruh.

“Jadi saya kira ini harus bekerja bareng, kerja bersama untuk berhasil menyukseskan KNMP. Harapannya lima tahun lagi tidak ada kampung nelayan kumuh," kata Trenggono.

Trenggono menargetkan rencana pembangunan ini masuk tahap finalisasi pada akhir 2026. Melalui pembangunan KNMP, ia berharap masyarakat Papua mampu mengelola potensi kelautan secara mandiri dan berkelanjutan.

Read Entire Article
Politics | | | |