Cokelat (ilustrasi). Sebuah truk bermuatan hampir 12 ton cokelat KitKat lenyap tanpa jejak di Eropa.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebuah truk bermuatan hampir 12 ton cokelat KitKat lenyap tanpa jejak. Bukan sembarang cokelat, yang digondol adalah edisi khusus Formula 1 (F1) yang sangat dinantikan penggemar.
Kejadian yang berlangsung di Eropa ini segera memicu kehebohan. Tak hanya karena kerugian materinya, tetapi juga karena respons jenaka dari warganet yang menganggap para pencuri terlalu setia pada slogan "Ada Break, Ada KitKat".
Peristiwa ini bermula pada pekan lalu saat sebuah truk pengangkut meninggalkan situs produksi Nestlé di Italia menuju Polandia. Namun, muatan berisi tepat 413.793 batang cokelat itu tidak pernah sampai ke tujuannya. Nestlé mengonfirmasi melalui akun Instagram resminya pada 29 Maret bahwa kiriman tersebut telah dicuri dalam perjalanan.
“Kami bekerja sama erat dengan otoritas setempat dan mitra rantai pasokan untuk menyelidiki hal ini,” tulis pihak KitKat dalam pernyataan resmi mereka, sebagaimana dikutip dari laman Today pada Selasa (31/3/2026). Mereka memastikan tidak ada kekhawatiran terkait keamanan konsumen dan pasokan pasar secara umum tidak terganggu oleh insiden ini.
Cokelat edisi spesial jadi incaran
Cokelat yang hilang ini memiliki nilai historis dan promosi yang tinggi. Pada 2025, KitKat resmi menjadi mitra cokelat global Formula 1, bertepatan dengan ulang tahun ke-75 F1 dan ulang tahun ke-90 KitKat. Produk yang dicuri merupakan bagian dari rangkaian branding F1, termasuk bentuk mobil balap yang dicetak dari cokelat susu dengan isi renyah.
Menariknya, Nestlé menanggapi musibah ini dengan selera humor yang cukup unik. Melansir laporan dari New York Times, pihak perusahaan sempat bercanda bahwa mereka “menghargai selera luar biasa dari para kriminal tersebut,” namun di sisi lain mereka menekankan bahwa pencurian kargo adalah masalah serius yang terus meningkat bagi bisnis di segala skala.

3 hours ago
6















































