Semarang Tunggu Arahan Kemendagri Soal Penerapan WFA

11 hours ago 8

Pemkot Semarang tunggu arahan Mendagri soal WFA.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG, – Pemerintah Kota Semarang saat ini masih menunggu arahan resmi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait rencana penerapan kebijakan WFA (work from anywhere) untuk mendukung efisiensi energi. Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang, Joko Hartono, di Semarang pada Senin (tanggal berita).

Joko Hartono menegaskan bahwa pihaknya akan mengikuti kebijakan yang ditetapkan pemerintah pusat, sembari mempertimbangkan karakteristik pekerjaan aparatur sipil negara (ASN) di daerah. Ia menyatakan, banyak pekerjaan ASN yang memerlukan kehadiran fisik langsung. "Kami ikuti nanti yang diputuskan oleh Kementerian Dalam Negeri. Karena kami menginduknya di Kementerian Dalam Negeri," ujarnya.

Pernyataan tersebut diungkapkannya usai kegiatan Apel Pagi Terpusat dan Halal Bihalal Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di halaman Balai Kota Semarang. Joko menjelaskan bahwa penerapan WFA akan dilakukan secara selektif dengan tetap mengutamakan pelayanan langsung kepada masyarakat. "Yang jelas di pemerintah daerah itu kita adalah pelayan masyarakat garda terdepan. Jenis-jenis pekerjaannya menuntut kehadiran fisik," tambahnya.

Menurut Joko, tidak semua jenis pekerjaan dapat dilaksanakan dari jarak jauh atau secara WFA, sehingga pihaknya akan berhati-hati dalam mengimplementasikan kebijakan tersebut. "Yang jelas untuk jenis-jenis pekerjaan yang membutuhkan kehadiran secara fisik, tetap kita akan hadir secara fisik," tegasnya.

Selama masa libur Lebaran, ASN di Kota Semarang telah diberikan kesempatan untuk menerapkan skema WFA secara terbatas. Namun demikian, mayoritas ASN tetap masuk kerja karena tuntutan pelayanan publik yang tidak bisa ditinggalkan. Ia menambahkan bahwa seluruh ASN per 30 Maret 2026 telah diwajibkan kembali bekerja secara fisik di kantor dan kehadirannya dipantau secara ketat.

Pemkot Semarang memastikan bahwa disiplin ASN tetap menjadi perhatian utama. Pengawasan kehadiran dilakukan secara langsung, termasuk melalui inspeksi mendadak (sidak) guna menjamin pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Lebih lanjut, Joko menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap rencana penerapan WFA. Pemkot Semarang berkomitmen untuk menjaga kualitas layanan, khususnya pada sektor yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Politics | | | |